Metodologi Perencanaan E-Business

Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis. Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan rencana e-bisnis . Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terliba

Uji normalitas data dalam penelitian

Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas data, antara lain:

Tilawatil Quran KH. Muammar ZA

ngat jaman-jaman kecil dulu, anda pasti mengenal qori termasyhur pada era itu, ya Ustad H.Muammar ZA, kali ini saya ingin berbagi file ngaji atau tilawatil quran yang beliau baca dengan teman duetnya Ustad Chumaidi, Filenya ada beberapa.

Contoh Khutbah Bahasa Sunda

Surupna panon poe dina wanci magrib kamari, jadi ciciren rengsena ibadah saum urang salila sabulan campleng, kuru cileuh kentel peujit dina waktu sabulan, lantaran ngalaksanakeun saum jeung taraweh sarta ibadah–ibadah Ramadan

Ciri-ciri Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

Showing posts with label Ilmu Biologi. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Biologi. Show all posts

Sunday, January 10, 2010

Jaringan Dewasa

Jaringan dewasa ialah jaringan yang sudah tidak aktip membelah.Macam jaringan dewasa yaitu:
1.Jaringan epidermis adalah jaringan yang menutupiu atau melapisi organ tumbuhan, seperti akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis juga melapisi permukaan buah dan dan biji.Ciri-cirijaringan epidermis adalah: Tersusun rapat tanpa ruang antar sel, jaringan paling luar pada setiap organ tumbuhan, bentuknya pipih dan persegi panjang, dapat berkembang menjadi alat tambahan atau devirat, dilapisi kutikula, tidak mengandung klorofil, transparan, terdiri hanya satu baris sel. Fungsinya untuk melindungi jaringan yang ada dibawahnya.

2.Jaringan dasar(parenkhim).Letaknya dibeberapa organ. Mempunyai ciri yaitu:tersusun tidak rapat dengan ruang antar sel, mempunyai banyak vakuola, mempunyai protoplas yang kompleks, diantara sel-sel parenkhim ada yang berukuran besar dan mempunyai plastida, mengandung klorofil, umumnya berbentuk segienam, berfungsisebagai jaringan fotosintesis, jaringan parenkhim terdapat dibagian tumbukan yaitu :daun,akarbatang dan daging buah. Dinding sel tipis.

3.Sklerenkhim, terdiri dari serabut dan sklenoid(sel batu).Sebagai jaringan penguat sklerenkhim mengalami penebalan sekunder dari ligninatau senyawa lain sehingga bersifat keras dan kaku.

4. Kolenkhim mempunyai ciri-ciri yaitudinding sudutnya mengalami penebalan selulosa, jaringan kolenkhim mempunyai protoplasma tidak mempunyai dinding sekunder,adanya sel primer yangberdinding sel tebal dan tidak berlignin,terdiri atas sel-sel berbentuk pendek membulat.

5.. Jaringan pengangkut adalah jaringan yang berfungsi untuk mengangkut zat-zat yang dibutuhkan atau mengangkut hasil transportasi

Fungsi asam sulfat

- Na2 So4,suatu obat emesis (pembuat muntah)
- Al2 (SO4)3,zat penjernih air yang di kenal dengan tawas
- BaSO4,suatu pigmen putih untuk bahan cat
- CaSO4(gips),banyak digunakan untuk menyambung tulang yang patah
- Cu5SO4.5H2O (terasi(zat fungsisida(pembasmi jamur)untuk tanaman dan kayu.
- FeSO4 .7H2O,di pakai untuk membuat tinta
- (NH4)2SO4,suatu jenis pupuk yang di kenal sebagai pupuk Z.A. (zwavel amoniak)
- NaHSO4,banyak digunakan sebagai pembersih kamar mandi untuk melarutkan endapan yang ditimbulkan oleh air ledeng atau air sadah.


Struktur dan fungsi Mikrotubulus

Mikrotubulus adalah polimer dari dimers tubulin α dan β. Tubulindimers berpolimerasi dari akhir ke akhir protofilaments. Fungsi daripada tubulin adalah menarik kromatid menuju kutub pembelahan. Protofilaments lalu mengumpul dikawat pijar silindris yang berongga. Biasanya, protofilaments mengatur sendiri dalam bentuk helix tidak sempurna dengan helix berisi 13 tubulin dimers masing-masimg dari berbeda protofilament. 

Ciri-ciri penting dari struktur mikrotubulus adalah polaritas. Tubulin berpolimerasi dan selalu berakhir dengan sub-kesatuan α suatu tubulin dimers menghubungi sub-kesatuan β yang berikutnya. Oleh karena itu, di protofilaments pada satu bagian akhir akan mempunyai sub-kesatuan β terbuka. Mikrotubulus berbentuk benang silindris, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel. Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan.

Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol,flagel dan silia. Mikrotubulus adalah tabung yang sdisusun dari mikrotubulin, bersifat lebih kokoh dari aktin, mikrotubulus memiliki dua ujung;ujung negatif yang terhubung dengan pusat pengatur mikrotubulus, dan ujung positif yang berada di dekat membran plasma. Organel dapat meluncur disepanjang mikrotubulus untuk mencapai posisi yang berada didalam sel, terutama saat pembelahan sel.
Mikrotubukus mempunyai fungsi mengarahkan gerakan komponen-komponen sel, mempertahankan bentuk sel serta membantu pembelahan sel secara mitosis.

Pengertian Mikrotubulus

Mikrotubulus adalah salah satu bagian dasar dari sitosKeleton, yang tersusun dari berbagai mikrotubulin. Dalam pengertian lain, mikrotubulus adalah rantai protein yang berbentuk spiral, spiral ini membentuk tabung berlubang. Mikrotubulus tersusun atas bola-bola molekul yang disebut tubulin. Mirotubulus merupakan serabut penyusun situskeleton terbesar. Mikrotubulus terdapat banyak sepanjang sel saraf. Mikrotubulus ini misalnya ditemukan pada silia dan flagela.

Mikrotubulus berbentuk lurus, batangnya berongga, diameter 25 mm dan panjangnya mulai dari 2000 mm sampai 25mm . Dinding dari tube berongga di bangun dari protein-protein globular yang disebut tubulin . Mikrotubulus ditemukan dalam sitoplasma pada semua tipe sel eukariotik. Pada beberapa sel, radiate (pancaran serabut halus) mereka muncul dari suatu sentrom (disebut Microtubule Organizing Center) merupakan suatu massa (kumpulan) yang berlokasi di dekat nukleus.

Mikrotubulus yang berasal dari pusat ini memiliki balok-balok penopang yang kuat untuk menopang bentuk sel. Ditinjau dari segi strategis posisi gelendong-gelendong mikrotubulus berlokasi dekat membran plasma guna menguatkan bentuk sel. Sementara pembentuk dan pendukung sel, mikrotubulus juga melayani sebagai jalur pergerakan organel-organel didalam sel. Contoh: mikrotubulus memungkinkan menolong dalam memberikan petunjuk Vesicle sekretori dari golgi apparatus ke membran plasma.

Didalam sentrosom sel hewan dan sepasang sentriol. Masing-masing sentriol dibangun dari 9 sel triplet mikrotubulus yang tersusun dalam bentuk cincin. Bila suatu sel membelah sentriol mengadakan replikasi (penggandaan). Meskipun sentriol-sentriol menolong dalam proses perakitan mikrotubulus, sentriol tidak bersifat perintah terhadap fungsi ini pada semua tipe sel eukariotik, sentrosom pada sel tumbuhan sama sekali kurang atau tidak memiliki sentriol.

Pernapasan pada katak

Proses pernapasan pada katak dewasa dapat terjadi melalui kulit,rongga mulut,dan paru-paru.Adapun insang digunakan pada waktu berudu.Kulit katak dapat digunakan sebagai alat pernapasan karena tipis dan banyak mengandung pembuluh darah serta lembab karena adanya lendir.Hal ini menyebabkan oksigen dari udara dapat memasuki kulit menuju jantung melalui vena kutanea untuk di edarkan ke seluruh tubuh.Darah yang banyak mengandung CO2 dikeluarkan jantung melalui arteri pulmo kutanea menuju kulit lewat arteri kutanea.Pernapasan melalui kulit ini dilakukan katak baik di darat maupun di air.

Paru-paru katak terdiri atas sepasang berupa kantong tipis elastis yang pada permukaan dindingnya banyak lipatan.Akibatnya,permukaan paru-paru menjadi lebih luas.Hal ini akan mengoptimalkan pengikatan oksigen yang dilakukan pembuluh darah yang banyak terdapat di dinding permukaan paru-paru dan pelepasan karbon dioksida.Pada paru-paru terjadi inspirasi dan ekspirasi.Inspirasi di mulia dengan menutupnya mulut dan tekak.Kemudian,otot sterno hioides berkontraksi dan menyebabkan rongga mulut membesar.Akibatnya,udara masuk ke tenggorokan melalui koane.Koane adalah lubang pada rongga hidung belakang.Setelah udara masuk,koane menurup dan otot rahang bawah berkontraksi sehingga rongga mulut mengecil,akibatnya udara masuk ke paru-paru.Pda paru-paru inilah terjadi pertukaran gas.

Tag : Alat bernafas pada katak, Mekanisme Pernapasan Katak, Apa alat pernafasan katak, Paru-paru katak, Inspirasi dan Ekspirasi katak, Tentang Koane
referensi :Salman,Akyar.1999.Biologi Umum Smu Kelas II.
Http//asyikipa.blogspot.com.n.pernapasan,kimia.bowobiologi.blogspot.com



Struktur dan Fungsi Sistem Pernapasan Pada Vertebrata

Struktur dan Fungsi Sistem Pernapasan Pada Vertebrata
Pernapasan pada vertebrata menggunakan alat yang berbeda-beda.Vertebrata darat menggunakan paru-paru,sedangkan vertebrata airmenggunakan insang.Kelompok hewan tertentu menggunakan alat pernapasan tambahan,seperti gelembung renangdan kulit.Pada hewan,pernapasan (respirasi) berlangsung karena peranan berbagai organ dalam sistem pernapasan,seperti kulit,insang(branchia),paru-paru(pulmo)atau trakea.Pada dasarnya,struktur ini berbeda bentuknya,akan tetapi sama fungsinya.Masing-masing bentuk alat respirasi ini mempunyai suatu membran permeabel yang lembab atau basah,yang dilewati oleh molekul oksigen maupun karbondioksida dengan cara difusi

Hewan dapat memperoleh oksigen melalui salah satu dari lima macam mekanisme pokok berikut ini:
1. Difusi sederhana (difusi seluler) dari luar air atau udara melalui permukaan tubuhnya yang lembab atau basah,misalnya pada amoeba.
2. Difusi (difusi epidermal) dari udara atau air melalui jaringan tubuhnya yang tipis kedalam pembuluh darah,misalnya pada lumbricus.
3. Dari udara (melalui spirakulum) atau dari air (melalui insang trakea) ke dalam suatu sistem saluran udara(trakea) ke dalam jaringa tubuh,misalnya pada insekta.
4. Dari udara melalui permukaan insang(branchia) ke dalam pembuluh darah.misalnya pada ikan dan amphibia.
5. Dari udara melalui permukaan paru-paru(pulmo) yang lembab atau basah ke dalam pembuluh darah,misalnya pada vertebrata terestrial.

Alat pernapasan vertebrata diantaranya,yaitu:
1.Insang
Insang (Branchia)merupaka alat pernapasan yang terdapat pada vertebrata akuatik murni(kelompok fisces dan larva amphibia).Insang ini ada 2 macam,yaitu:insang externa dan insang interna,Insang externa umumnya bersifat sementara dan nantinya akan menghilang untuk di ganti paru-paru(pada amphibia),atau di ganti insang interna(pada petromyzon,polypterus,dan beberapa teleostei).Struktur insang luar ini,seperti filamen atau bulu dan bercabang-cabang seperti pohon,berjumlah sepasang dan umumnya terletak di kanan-kiri pangkal kepala.Pada katak insang externa ini akan m enghilang pada saat metamorfosis.Pda saat yang bersamaan paru-paru dikembangkan secara sempurna untuk segera dapat di fungsikan.Pada saat metamorfosis kulit berperanan sekali dalam membantu pernapasa.Oleh karena itu,kulit katak banyak mengandung kapiler-kapiler darah dan kelekjar musoca untuk membasahi permukaan kulit insang dalam,lazim di sebut insang saja terletak di dalam tubuh di daerah pangkal kepala dekat jantung.Insang pada ikan umumnya berjumlah sepasang,masing-masing terdiri atas 5 lembar lamella branchialis
Seperti telah disebutkan di muka setiap lamella terdiri atas arcus visceronlis(branchialis)yang kedua sisinya berceret filamen branchia,dan keduanya disebut holobranchia.Arcus branchialis tersusun dari bahan tulang oleh karenanya berfungsi sebagai penyokong insang.Beberapa ikan jenis tertentu pada insangnya terbentuk bangunan yang merupakan modifikasi orcus branchialis dan di sebut labirin(misalnya pada ikan lele)labirin ini berbentuk seperti pohon dan banyak mengandung pembuluh darah.Ikan bertulang rawan,chondrichtyes(misalnya;ikan hiu,ikan pori) mempunyai septum branchiale(yaitu sekat antara 2 hemibranchia)yang sangat pajang hingga melebihi panjang hemibranchia.
2. Paru-paru (Pulmo)
Pulmo Vertebrata pertama kali berkembang pada Amphibia dewasa dan srtukturnya masih sangat sederhana,yaitu berupa kantong tipis dengan sedikit lipatan-lipatan pada dinding dalamnya,tidak ada saluran paru-paru (trakea) seperti halnya Vertebrata yang lebih tinggi sebab hewan ini belum mempunyai leher yang nyata sehingga pulmo terletak dekat engan dunia luar.Pulmo dengan luar tubuh berhubungan melalui celah yang di sebut rima glottidis,merupakan bagian dari laring dan terletak di dalam rongga mulut dekat faring.Kesederhanaan srtuktur pulmo inilah yang menyebabkan katak masih menggunakan kulit sebagai alat bantu respirasi.
Pada reptilia,keadaan sudah lebih naju yaitu dengan terbentuknya sekat-sekat pemisah yang tumbuh sebagai lipatan-lipatan pada dinding dalam yang di maksudkan untuk memperluas permukaan respirasi.Pada ular pulmo kiri lebih kecil dari pada pulmo kanan dan bahkan kadang –kadang tidak ada sama sekali.Hal ini barang kali di sesuaikan dengan bentuk tubuh ular yang sempit memanjang.
Pada Aves,pulmo relatif kecil penuh pembuluh darah dan melekat pada costa dan vertebra thoracalis sehingga hanya mampu mengembang sedikit.Srtuktur alat pernapasan burung berbeda dengan Vertebrata lainya karena burung adalah kelompok vertebrata yang mampu terbang.Untuk keperluan fungsi terbang ini bronchus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga terbentuk kantong-kantong udara atau succus pneumaticus.Mula-mula bronchus primer memasuki permukaan ventral pulmo menjadi mesobronchus.Dari mesobronchus terbentuk sejumlah bronchi sekunder yang tidak mengandung cincin-cincin cartilago lagi.Percabangan bronchus sekunder membentuk parabronchi dan masing-masing parabronchi membentuk kapiler-kapiler udara yang saling beranyaman.Dinding kapiler udara mengandung banyak pembuluh darah dan bagian inilah yang merupakan membrana respiratorik.Mesobronchus dan bronchus sekunder setelsh melalui pulmo akan meluas membentuk kantong-kantong udara atau saccus pneumaticus dan terletak di antara alat-alat viscera.Dengan menambah atau mengurangi atau mengurangi volume udara dalam kantong-kantong udara maka burung dapat mengatur tinggi rendahnya terbangnya.
Pada Mamalia,pulmo lebih kompleks terdiri atas beberapa lobi.Bronchus memasuki pulmo,kemudian bercabang-cabang menjadi saluran-saluran yang lebih kecil manuju ke rongga yang di sebut kantong udara.Pada dinding kantong udara ini terbentuk rongga-rongga yang berbentuk mangkok berdinding tipis di sebut alveoli yang selalu basah dan kaya pembuluh darah,di sinilah terjadi pertukaran gas O2 dan CO2..Pada mamalia akuatik(misal ikan paus,ikan lumba-lumba)alat respirasinya tetap menggunakan pulmo,namun di sini trakeanya bersekat-sekat untuk mencegah kemungkinan masuknya air ke dalam paru-paru.Biasanya sewaktu menarik napas,air ikut mengalir masuk tetapi akan terhenti sampai sekat pertama yang kemudian air tersebut akan di semprotkan ke luar lagi.Kadar O2 Dalam air memang lebih kecil dari pada di udara.Untuk menambah kebutuhan oksigen mamalia akuatik ini menyimpan oksigen di otot dalam bentuk ikatan mioglobin.Mioglobin ini akan membebaskan oksigennya bila lingkungan kekurangan oksigen,misalnya bila menyelam jauh dari permukaan air.Mamalia akuatik yang masih muda biasanya berada dekat permukaan air supaya lebih mudah memperoleh oksigen dari udara dan di samping itu kandungan mioglobin dalam otot masih sedikit.
DAFTAR PUSTAKA
Salman,Akyar.1999.Biologi Umum Smu Kelas II.
Http//asyikipa.blogspot.com.n.pernapasan,kimia.bowobiologi.blogspot.com

Tag : Sistem Pernapasan Hewan Vertebrata, Alat Pernapasan Hewan Vertebrata, Kegunaan alat pernapasan pada hewan vertebrata, struktur hewan vertebrata

Pengertian Spirostik

Spirostik yaitu suatu perubahan pada tumbuhan yaitu garis-garis ortostik yang biasanya tampak lurus ke atas,dapat mengalami perubahan arah misalnya perubahan yang sangat karakteristik ialah perubahan ortostik menjadi garis spiral yang tampak melingkar pada batang,spirostik ini terjadi biasanya karena pertumbuhan batang yang tidak lurus melainkan memutar. 
Contohnya :
Pada tumbuhan pacing(cortus speciosus Smith(,yang mempunyai satu spirostik hingga daun-daunnya tersusun seperti anak tangga pada yang melingkar,Pandan(pandanus tectoruius Sol)yang memperlihatkan 3 Spirostik.

Tag : Tentang Spiristik, Bagaimana Spirostik, Perubahan Sprisostik



Thursday, October 29, 2009

Tentang Hewan Vertebrata & Mamalia

Hewan Vertebrata
1. Pengertian
Hewan vertebrata yaitu hewan yang bertulang belakang atau punggung. Memiliki struktur tubuh yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan hewan Invertebrata. Hewan vertebrata memiliki tali yang merupakan susunan tempat terkumpulnya sel-sel saraf dan memiliki perpanjangan kumpulan saraf dari otak. Tali ini tidak di memiliki oleh yang tidak bertulang punggung. Dalam memenuhi kebutuhannya, hewan vertebrata telah memiliki system kerja sempurna peredaran darah berpusat organ jantung dengan pembuluh-pembuluh menjadi salurannya.

Ciri-ciri tubuh hewan yang bertulang belakang:
1. Mempunyai tulang yang terentang dari balakang kepala sampai bagian ekor.
2. Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak.
3. Tubuh berbentuk simetris bilateral.
4. mempunyai kepala, leher, badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada contohnya pada katak.
Ciri alat tubuh hewan yang bertulang belakang sebagai berikut:
1. Mempunyai kelenjar bundar, endoksin yang menghasilkan hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau faal tubuh
2. Susunan saraf terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang
3. Bersuhu tubuh panas dan tetap (homoiternal) dan bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal)
4. Sistem pernapasan/terpirasi dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculum
5. Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus yang terletak di sebelah vertran (depan) dan tulang belakang
6. Kulit terdiri atas epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam)
7. Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis menghasilkan sel tubuh dan sel sperma

Hewan bertulang belakang (vertebrata) ini terdiri atas kelas yaitu:
1. Kelas Pisces (Ikan)
2. Kelas Amphibi (Latin amphi = dua, bia = hidup)
3. Kelas Reftilia (Bahasa latin repare = merangkak/merayap)
4. Kelas Aves (Burung)
5. Kelas mamalia (Bahasa latin mamae artinya kelenjar buah dada, mamalia artinya hewan menyusui)

Ciri-ciri utama hewan mamalia sebagai berikut:
- Umumnya hidup di daratan, tetapi ada pula yang hidup di air seperti ikan paus, lumba-luma
- Berdarah panas
- Pada kulit terdapat kelenjar keringat dan kelenjar minyak
- Otak berkembang dengan baik
- Fertilisasi internal
- Bernafas dengan paru-paru
- Terdapat 4 ruang jantung yang sempurna
Macam-macam ordo hewan mamalia antara lain:
1) Ordo dactyla
Species : Topis (clocidura marina)
Badak Jawa (rhino cerassoondaicus)
2) Ordo insectivora
Species : cecurut (cocidura mosina)
Tupai (tupaja javarita)
3) Ordo phalidata
Species : trenggiling (tubuh bersisik)
4) Ordo chiroptera
Species : kelelawar (micro chiroptera SP)
Kalong (megachiroptera SP)
5) Ordo marsupiala
Species : kucing (fell is catus)
Singa (fell is lion)
Harimau (fell is tigris)
Serigala (canislupus)
6) Ordo marsopialia
Species : kanguru (macropus)
Kuskus (plalanger)
7) Ordo prosboscidae
Species : gajah (elephan indicus)
Gajah Africa (loxoder africanus)
8) Ordo artidactyea
Species : kerbau (bubalus-bubalus)
Banteng (basssonduicus)
Kambing (capra faleoheri)
Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata
Proses pencernaan makanan dapat terjadi secara mekanik dan kimia. Pencernaan mekanik adalah proses yang mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang kecil. Sedangkan pencernaan secara kimia adalah suatu proses pengubahan makanan dengan bantuan enzim pencernaan.
Sistem pencernaan pada mamalia
Hewan mamalia misalnya sapi mempunyai lambung yang tersusun dari empat bagian yaitu perut besar (rimen), perut jala (reticulum) perut kilab (omosum), dan perut masam (obomasum). Makanan yang berupa rumput dan sebangsanya dari mulut melewati kerongkongan masuk ke dalam perut besar, dari perut besar makanan kembali ke mulut untuk dimumah, setelah dimumah makanan ditelan dan masuk ke dalam perut jala, kemudian ke perut kilab dan akhirnya ke perut masam.

Wednesday, October 21, 2009

ULAR BERBISA YANG BANYAK DI INDONESIA

1. HEMATOTOKSIK:
- Trimeresurus albolaris (ular hijau)
- Ankristrodon rhodostoma (ular tanah)

2. NEUROTOKSIK :
- Bungarus Fasciatus (ular welang)
- Naya sputarix ( ular sendok)
- Ular kobra
- Ular laut




Jenis Ular berbisa berdasarkan Familinya

1. Famili Elapidae  
Contoh : ular welung, welang, sendok, ular anang, ular cabai

2. Famili Crotalidae 
Contoh : ular tanah, ular hijau, ular bandotan puspo

3. Famili Hydropidae 
Contoh : ular laut

4. Famili Colubridae 
Contoh: ular pohon




Tuesday, September 15, 2009

Ciri-Ciri Nyamuk Aedes Aegypti

Ciri-Ciri Nyamuk Aedes Aegypti
1. Warna hitam dengan bercak putih pada badan dan  kaki.
2. Hidup dan berkembang biak ditempat penampungan air yang bersih, yang tidak berhubungan dengan tanah 
3. Menggigit di siang hari.
4. Hidup didalam rumah dan sekitarnya terutama ditempat yang agak gelap dan lembab serta kurang sinar matahari.
5. Senang beristirahat ditempat-tempat pakaian yang bergelantungan.
6. Kemampuan terbang kira-kira 100 meter.

Tempat Berkembang Biak 
Didalam rumah : Bak mandi, vas bunga, tempayan, perangkap semut, tempat penampungan air, tempat minum burung.
Diluar rumah : Drum, botol-botol pecah, tangki penampungan air (Torn), ban-ban bekas, kaleng-kaleng bekas, dll.
Kolam yang tidak ada ikan peliharaan.

Sunday, September 6, 2009

KELOMPOK-KELOMPOK BAKTERI YANG PENTING

Beberapa sifat dasar dari kelompok dan spesies bakteri yang penting dalam mikrobiologi pangan yaitu:
Pseudomonadaceae
Genus utama dari famili bakteri ini yang berhubungan dengan bahan pangan adalah Pseudomonas. Mikroorganisme ini adalah bakteri gram negatif berbentuk batang kecil, dapat bergerak dengan menggunakan flagella. Merupakan penyebab berbagai jenis kerusakan bahan pangan yang sebagian besar berhubungan dengan kemampuan spesies ini dalam memproduksi enzim yang dapat memecah baik komponen lemak maupun protein dari bahan pangan. Banyak organisme Pseudomonas yang dapat berkembang dengan cepat pada suhu lemari es dan sering menyebabkan terbentuknya lendir dan pigmen pada permukaan daging yang didinginkan. Pseudomonas fluorescens menghasilkan pigmen berwarna kehijauan dan beberapa spesies seperti Pseudomonas nigrificans membentuk pigmen hitam pada makanan yang mengandung protein.

Bacillaceae
Dalam famili ini ada dua genus penting yang berhubungan dengan bahan pangan yaitu Bacillus dan Clostridium. Mikroorganisme ini penting dalam mikrobiologi pangan terutama karena kemampuannya dalam membentuk endospora. Sel-selnya berbentuk batang dan umumnya besar, merupakan gram positif dan sering bergerak dengan flagella peritrichous.
Kedua jenis ini dibedakan oleh metabolisme oksigen, Clostridium bersifat sangat anaerobic (Katalase negatif) dan Bacillus bersifat aerobik dan fakultatif anaerobik (katalase positif). Kedua genus mikroorganisme ini tersebar luas dalam air dan tanah serta mencemari banyak jenis bahan pangan. Kegiatan perusakan oleh kedua jenis bakteri ini terutama berhubungan dengan bahan pangan yang diolah dengan pemanasan dimana endosporanya tahan terhadap pemanasan. Anggota genus ini menghasilkan berbagai jenis enzim perusak karbohidrat, lemak dan protein. Bacillus subtilis, Bacillus coagulans dan Bacillus stearothermophilus dikenal sebagai penyebab keasaman dari makanan kaleng karena fermentasi gula yang dikandung bahan pangan tersebut.
Clostridium putrefaciens dan Clostridium sporogenes dikenal karena sifatnya yang proteolitik anaerobic (pembusukan) pada daging dan sayuran, terutama produk dalam kaleng. Bacillus cereus, Clostridium perfringens dan clostridium botulinum adalah penyebab keracunan makanan pada manusia.

Enterobacteriaceae
Golongan bakteri ini merupakan sekelompok besar dari bakteri gram negatif, tidak berspora, berbentuk batang kecil. Beberapa bakteri dari kelompok ini tidak dapat bergerak sedangkan yang lainnya dapat bergerak dengan menggunakan flagella polar atau peritrichous. Secara keseluruhan kelompok ini memiliki sifat khas yaitu mampu tumbuh secara aerobik maupun anaerobic (anaerobic fakultatif) pada beraneka macam karbohidrat. Anggota dari genus Enterobacter, Serratia, Proteus dan Erwinia umumnya dapat diisolasi dari tanah dan air, karenanya sering mencemari bahan pangan segar. Spesies Erwinia menyebabkan busuk lunak dan nekrosis dari sayuran dan buah-buahan karena produksi enzim pemecah polisakarida. Spesies Serratia membentuk pigmen kemerah-merahan dipermukaan beberapa bahan pangan. Spesies Proteus (Proteus vulgaris) telah diidentifikasi dalam kerusakan telur dan daging, juga sering menyebabkan pembusukan protein bahan pangan. Beberapa genus Enterobacteriaceae berbahaya bagi kesehatan masyarakat karena menimbulkan wabah keracunan pangan dan penyakit infeksi yang ditularkan melalui makanan yang cukup serius. Organisme seperti ini yang umumnya terdapat dalam alat pencernaan ternak, termasuk spesies Salmonella dan Shigella, Escherichia coli dan Yersinia enterolitica.

Lactobacillaceae dan Streptococcaceae
Spesies dari bakteri ini umumnya memfermentasi gula heksosa menghasilkan asam laktat. Seringkali bakteri ini berperan dalam produksi bahan pangan terfermentasi. Anggota dari genus Lactobacillus tidak dapat bergerak, gram positif berbentuk batang yang dapat dijumpai secara tunggal, berpasangan atau berbentuk rantai. Spesies Streptococcus tidak dapat bergerak, berbentuk bulat yang dijumpai secara tunggal, berpasangan atau berbentuk rantai. Spesies dari kedua kelompok ini memilih keadaan dengan kadar oksigen yang rendah untuk pertumbuhannya (katalase negatif) dan sangat tahan terhadap asam dibandingkan dengan spesies bakteri lain. Baik Lactobacillus maupun Streptococcus berperan sangat nyata dalam produksi susu dan sayuran terfermentasi seperti keju, yogurt, sauerkraut dan asinan (pikel), dan beberapa spesies dapat mengakibatkan kerusakan asam dari minuman beralkohol seperti bir dan anggur. Beberapa spesies bakteri ini yang penting antara lain Lactobacillus bulgaricus, L. acidophilus, Streptococcus lactis dan Streptococcus cremoris.

Micrococcaceae
Spesies dari famili ini adalah gram positif, tidak berspora, bersifat katalase positif yang dapat tersusun secara tunggal, berpasangan, tetrad atau kelompok kecil. Dua genus yang penting dalam bahan pangan adalah Micrococcus dan Staphylococcus. Micrococci ini tersebar luas dialam bergabung dengan tanah, permukaan air, tanaman dan hewan. Walaupun bakteri ini merupakan pencemar bahan pangan segar, tetapi jarang menjadi sebab utama kerusakan, karena tidak mampu bersaing dengan jenis bakteri yang lebih cepat tumbuh seperti kelompok Pseudomonadaceae, Enterobacteriaceae dan Bacillaceae. Tetapi jenis bakteri ini sedikit lebih tahan terhadap tekanan lingkungan seperti suhu, garam dan kekeringan, jika dibandingkan dengan jenis bakteri lain dan oleh karena itu masih dapat hidup setelah pengolahan dan berperan nyata dalam kerusakan beberapa makanan olahan seperti susu yang telah dipasteurisasi, daging dan sayur asin. Spesies yang sering dijumpai adalah Micrococcus varians, Micrococcus flavus dan Micrococcus roseus. Dari kelompok Staphylococci yang terpenting dalam makanan adalah Staphylococcuc aureus. Pada waktu pertumbuhan, organisme ini mampu memproduksi suatu enterotoksin yang cukup berbahaya yang menyebabkan terjadinya peristiwa keracunan makanan.
(Berbagai Sumber)


Friday, September 4, 2009

Tentang Virus dan Fungsi Enzimnya

Virologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu mengenai virus.
Virus merupakan elemen genetik yang mengandunh salah satu DNA/RNA yang dapat berada dalm 2 kondisi berbeda, yaitu ekstraseluler dan intraseluler.

Virus pada kondisi ekstraseluler partikel virus(virion) tidak mampu melakuakan aktifitas biosintesis/respirasi, sedangkan pada kondisi intraseluler terjadi reproduksi virus, genom virus dihasilkan dan komponen –komponen pembentuk mantel virus disintesis.
Virus dapat bertindak sbg agen penyakit, virus memasuki sel dan menyebabkan perubahan-perubahan yg membahayakan bg sel yg akhirnya dapat merusak dan mematikan sel yang diinfeksinya.
Sebagai agen pewaris sifat, virus memasuki sel dan tinggal di sel tersebut scr permanen, perubahannya tidak membahayakan atau menguntungkan.
Virus + jika asam nukleat virus tsb memiliki kode yang sama dgn RNA.
Virus - jika berlawanan dengan kode-kode mRNA.
Virus +- jika virus tersebut tidak berantai ganda.
Enzim yang dihasilkan oleh virus :
Enzim reverse transkriptase
Enzim nuromidase
Enzim Lisosom
Nama virus dan fungsi enzimnya
Retrovirus memiliki enzim transkriptase, berfungsi utk mentranskripsikan RNA ke DNA intermedial.
Virus influenza memiliki enzim neuromidase utk memecah ikatan glikosida dan glikoprotein serta glikolipid yang terkandung dlm jaringan ikat sel hewan, bekerja pd saat lisis/pelepasan.
T4 bakteriphage memiliki enzim lisosom untuk melubangi dinding sel bakteri sehingga DNA virus dapat msk ke dlm sel yg di infeksinya, dan enzim ini dihasilkan pila pada saat lisis.

Virus merupakan organisme obligat parasitjika berada dlm intraseluler yang berkembangbiak dgn menggunakan mesin inang untuk mensintesa elemen-elemen yang berguna bagi virus.
4 komponen yang menandakan virus :
Asam Nukleat
Membran (Lipida, protein, dan karbohidrat)
Glikoprotein
Fosfolipid
Perbedaan virion dan viroid
Virion : Partikel virus dlm kondisi ekstraseluler yg terdiri dr asam nukleat yg dikelilingi oleh protein, sedangkan
Viroid : Potongan pendek RNA telanjang yang hanya terdidri dr 300- 400 nukleotida tanpa mantel protein.

Plaque Essay
Bakteriphage dikembangkan dalam media agar.
Indikatornya : Pada lapisan sel inang yg tumbuh menebar dipermukaan medium, zuna lisis atau zona hambat akn muncul sehingga terlihat wilayah yg terang pd lapisan sel inang.
Wilayah terang ini dinamakan Plaque.
Virus hewan dpt dikultur
Satu organisme utuh
Embrio
Kultur sel
Virus T bakteriophage bereproduksi
Adsorpsi(penempelan) dari partikel virus (virion) pd sel inang yang sesuai.
Penetrasi (injeksi) dari virion atau asam nukleat virus ke dal sel inang.
Tahap awal replikasi dari asam nukleat virus dlm peristiwa ini mesin biosintesa sel inang diambil alih utk memulai sintesa as.nukleat virus, enzi-enzim spesifik dihasilkan dalam tahap ini.
Replikasi dari asam nukleat virus. Sintesa dari protein sub.unit dari mantel virus. Perakitan dari as.nukleat dan protein sub.unit dan komponen membran pd virus b’membran ke dlm partikel virus. Pelepasan partikel virus yg matang dr sel (lisis)
(dari Berbagai sumber)