Metodologi Perencanaan E-Business

Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis. Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan rencana e-bisnis . Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terliba

Uji normalitas data dalam penelitian

Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas data, antara lain:

Tilawatil Quran KH. Muammar ZA

ngat jaman-jaman kecil dulu, anda pasti mengenal qori termasyhur pada era itu, ya Ustad H.Muammar ZA, kali ini saya ingin berbagi file ngaji atau tilawatil quran yang beliau baca dengan teman duetnya Ustad Chumaidi, Filenya ada beberapa.

Contoh Khutbah Bahasa Sunda

Surupna panon poe dina wanci magrib kamari, jadi ciciren rengsena ibadah saum urang salila sabulan campleng, kuru cileuh kentel peujit dina waktu sabulan, lantaran ngalaksanakeun saum jeung taraweh sarta ibadah–ibadah Ramadan

Ciri-ciri Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

Showing posts with label Ilmu Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Akuntansi. Show all posts

Sunday, September 13, 2009

Tugas kuliah : Prosedur Penyusunan Anggaran Kas

Berikut penjelasan yang saya dapat dari suatu sumber buku :
Anggaran kas disusun berdasarkan anggaran-anggaran lain yang telah disusun terlebih dahulu. Penyusunan anggaran kas biasanya dilakukan dalam beberapa tahap. Secara garis besarnya dijelaskan sebagai berikut :
1. Menyusun estimasi penerimaan kas ( cash inflow ) menurut rencana operasional perusahaan secara terperinci.
2. Menyusun estimasi pengeluaran kas ( cash outflow ) secara terperinci.
3. Menggabungkan kedua estimasi tersebut dalm bentuk arus kas ( cash flow ) sehingga dapat diketahui adanya defisit atau surflus karena rencana operasi perusahaan.
4. Jika terjadi defisit atau saldo akhir dalam arus kas lebih rendah daripada persediaan kas yang ditetapkan perusahaan ( jika perusahaan menetapkan persediaan kas minimal yang harus ada dalam perusahaan ), maka perusahaan perlu menyusun estimasi kebutuhan dana atau kredit dari bank atau sumber-sumber lainnya untuk menutupi defisit kas tersebut, beserta waktu pembayaran kembali.
5. Menyusun kembali estimasi keseluruhan penerimaan dan pengeluaran adanya transaksi finansial. Anggaran kas yang final ini merupakan gabungan dari transaksi operasional dan transaksi finansial yang menggambarkan estimasi penerimaan dan pengeluaran kas secara keseluruhan.
Bentuk anggaran kas bagi setiap perusahaan tidak mutlak sama, tetapi disesuaikan dengan kondisi masing-masing perusahaan. Secara umum yang harus diperhatikan dalam penyusunan anggaran kas adalah bahwa anggaran kas harus dapat memberikan gambaran yang mudah dimengerti mengenai pola cash in flow dan cash outflow oleh pihak yang berkepentingan

Wednesday, September 9, 2009

Tentang Rasio Keuangan Leverage

Rasio keuangan ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang disupply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan. Rasio ini mempunyai beberapa implikasi, pertama, para pemberi kredit akan melihat kepada modal sendiri untuk melihat batas keamanan pemberian kredit. Kedua,dengan menggunakan hutang, memberi dampak yang positif bagi pemilik, karena perusahaan memperoleh dana tetapi pemilik tidak kehilangan kendali atas perusahaan. Ketiga, apabila perusahaan mendapat keuntungan yang lebih besar dari beban bunga, makakeuntungan bagi pemilik modal sendiri akan menjadi lebih besar.

Didalam praktek rasio ini dihitung dengan dua cara. Pertama, dengan memperhatikan data yang ada dineraca. Kedua, mengukur resikohutang dari laporan laba rugi, yaitu seberapa banyak beban tetap hutang bisa ditutup oleh laba operasi. Kedua, kelompok rasio inibersifat saling melengkapi, dan umumnya para analis menggunakan keduanya. Analisa ini terdiri dari Debt Ratio (rasio hutang), Times Interest Karned, Fixed Charger Coverage dan Debt Service Coverage.



Tuesday, September 8, 2009

Unsur-unsur Kredit

Istilah kredit berasal dari kata Yunani yaitu credere, yang berarti kepercayaan. Oleh karena itu pada dasarnya kredit adalah adanya suatu kepercayaan. Seseorang atau badan yang memberikan kredit (creditur) percaya bahwa penerima kredit (debitur) di masa datang akan sanggup memenuhi segala sesuatu yang telah dijanjikan sebelumnya pada saat pertama kali proses kredit dilakukan.

Menurut M. Rachmat Firdaus dalam buku Teori dan Analisis Kredit, unsur-unsur kredit meliputi :
1. Adanya orang atau badan yang memiliki uang, barang atau jasa yang bersedia meminjamkannya kepada phak lain, biasanya disebut kreditur.
2. Adanya orang atau badan yang memerlukan atau meminjam uang, barang atau jasa yang biasanya disebut debitur.
3. Kepercayaan kreditur pada debitur.
4. Adanya janji dan kesanggupan membayar dari debitur pada kreditur.
5. Perbedaan waktu antara saat penyerahan uang, barang atau jasa oleh kreditur dengan saat pembayaran kembali oleh debitur.
6. Adanya resiko.




Monday, September 7, 2009

Lima Unsur Pokok Aktiva Lancar

Di dalam Neraca, aktiva lancar disajikan berdasar urutan tingkat likuiditasnya.
Terdapat lima unsur pokok dari aktiva lancar, yaitu :

1. Kas ==> Disajikan sesuai dengan jumlah yang benar-benar ada sebesar nilai nominalnya.
2. Surat-surat berharga ==> memanfaatkan kas menganggur, disajikan sebesar harga pokok atau LOCOM
3. Tagihan (Piutang) ==> disajikan berdasar jumlah yang diperkirakan akan dapat diterima pembayarannya (sebesar nilai realisasi)
4. Persediaan ==> disajikan berdasar harga pokok atau LOCOM
5. Pos-pos Transitoris dan Antisipasi ==> biaya dibayar di muka dan pendapatan yang masih akan diterima.




Sunday, September 6, 2009

Neraca dan Penggolongan serta Penyajian Rekeing Didalamnya

Kegunaan Neraca adalah memberikan informasi tentang :
1. Likuiditas
2. Fleksibilitas finansial

Keterbatasan Neraca :
1. Neraca tidak menggambarkan nilai sekarang (nilai yang berlaku pada tanggal neraca).
2. Penggunaan prinsip harga perolehan berakibat tidak dapat dihindarkannya unsur-unsur taksiran.
3. Tidak seluruh informasi yang bernilai finansial bagi perusahaan dapat disajikan di dalam neraca.

Penggolongan dan penyajian rekening-rekening di dalam neraca.
Rekening-rekening di dalam neraca dibagi menjadi tiga golongan utama, yaitu :
1. Aktiva
Merupakan jumlah uang yang dinyatakan atas sumber-sumber ekonomi yang dimiliki oleh perusahaan, baik uang berupa uang, barang maupun hak-hak yang dijamin oleh undang-undang atau pihak-pihak tertentu yang timbul dari transaksi / peristiwa di masa yang lalu.

2. Hutang
Yaitu jumlah uang yang dinyatakan atas kewajiban-kewajiban untuk menyerahkan uang, barang dan jasa-jasa kepada pihak lain di masa yang akan datang. Kewajiban timbul sebagai akibat dari transaksi / peristiwa yang mempengaruhi perusahaan di masa yang lalu.

3. Modal
Yaitu sisa hak atas aktiva di dalam perusahaan setelah dikurangi dengan seluruh hutang-hutangnya. Hak atas aktiva tersebut melekat pada pemilik sebagai pihak yang menanggung segala resiko dan ketidakpastian akan kegagalan perusahaan

Tentang Laporan Rugi-Laba

LAPORAN PERHITUNGAN RUGI – LABA
Merupakan ikhtisar pengaruh-pengaruh finansial dari usaha-usaha perusahaan yang menguntungkan atau merugikan selama jangka waktu tertentu.
Laporan perhitungan rugi-laba menyajikan informasi yang berguna untuk :
1. Menilai keberhasilan operasi perusahaan, dan efisiensi manajemen dalam mengelola perusahaan.
2. Membuat estimasi / taksiran laba di masa yang akan datang.
3. Menilai rentabilitas dan profitabilitas dari modal yang ditanam oleh para pemilik di dalam perusahaan.

Bentuk Laporan Perhitungan Rugi Laba

1. Single Step / Satu Tahap
Penyajian unsur-unsur pembentuk laba (rugi) periodik tidak dipisahkan antara elemen-elemen yang timbul dari usaha pokok perusahaan dan di luar usaha pokok perusahaan

2. Multiple Step (Bertahap)
Adanya pemisahan unsur-unsur pembentuk laba (rugi), yaitu elemen-elemen yang timbul dari usaha pokok perusahaan dan di luar usaha pokok perusahaan.