Metodologi Perencanaan E-Business

Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis. Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan rencana e-bisnis . Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terliba

Uji normalitas data dalam penelitian

Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas data, antara lain:

Tilawatil Quran KH. Muammar ZA

ngat jaman-jaman kecil dulu, anda pasti mengenal qori termasyhur pada era itu, ya Ustad H.Muammar ZA, kali ini saya ingin berbagi file ngaji atau tilawatil quran yang beliau baca dengan teman duetnya Ustad Chumaidi, Filenya ada beberapa.

Contoh Khutbah Bahasa Sunda

Surupna panon poe dina wanci magrib kamari, jadi ciciren rengsena ibadah saum urang salila sabulan campleng, kuru cileuh kentel peujit dina waktu sabulan, lantaran ngalaksanakeun saum jeung taraweh sarta ibadah–ibadah Ramadan

Ciri-ciri Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

Showing posts with label E-Business. Show all posts
Showing posts with label E-Business. Show all posts

Monday, May 18, 2020

Tahapan Membangun Sistem E-Business dan Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Sistem E-Business

Metode daur hidup dapat digunakan utk membangun sistem E-Business, dengan tahapan sbb:

1)      Perencanaan,

2)      Analisis kelayakan,

3)      Perancangan,

4)      Penerapan,

5)      Evaluasi,

6)      Penggunaan dan pemeliaraan.


Pada setiap tahapan dilakukan proses pendokumentasian atas segala yang telah dilakukan atau disepakati.

 Tahap 1: Perencanaan

Tahap ini sangat penting karena pada tahap ini permasalahan yang sebenarnya didefinisikan secara rinci 

Perlu dibuat model bisnis.

1)      Model bisnis tersebut menggambarkan aliran data yang di proses sesuai prosedur bisnis yang dilakukan.

2)      Model bisnis dapat menggunakan sistem flowchart atau blok diagram.

 Tahap 2: Analisis Kelayakan

Menurut Mc. Leod, ada enam demensi kelayakan, yaitu

                1.   Kelayakan teknis

                2.   Pengembailan ekonomis

                3.   Pengembalian non ekonomis     

                4.   Hukum dan etika

                5.   Operasional

                6.   Jadwal

 Faktor-faktor pemodelan sistem informasi e-business dapat digunakan dalam lingkup yang tepat

1)       Memilih kelompok bisnis

2)      Daya saing (tingkat kompetisi) produk harus dapat dideteksi

3)      Melihat kemungkinan-kemungkinan permodelan

4)      Lingkungan operasional sistem

5)      Sistem harga

6)      Kelayakan organisasi .   

 Tahap 3: Perancangan

Rancangan SI e-Business harus memperhatikan:

                1.   Kebutuhan perusahaan e-business

                2.   Kebutuhan operator

                3.   Kebutuhan pemakai

                4.   Kebutuhan teknis

 Tahap 4: Penerapan

1)      Tahap ini merupakan kegiatan untuk mengimplementasikan  rancangan yang telah disusun sebelumnya agar dapat diwujudnyatakan

2)      Implementasi untuk prosedur di dalam teknologi komputer akan menggunakan bahasa komputer

3)      Sementara itu, untuk proses yang terdapat di luar sistem komputer, disusunlah sebuah konvensi atau perjanjian atau tata tertib, agar setiap orang yang terlibat dapat mengikuti alur yang telah ditetapkan

 Untuk merealisasikan sistem pada tahap penerapan ini, ditempuh beberapa metode, antara lain:

1)      penggunaan paket aplikasi,

2)      pengembangan oleh staf sendiri (insourcing),

3)      pengembangnan yang dilakukan dengan kerjasama dari pihak luar seperti konsultan atau software house (outsourcing)  

 

Tahap 5: Evaluasi

1)      Pada tahap ini, dilakukan uji coba sistem yang telah selesai dibuat.

2)      Proses uji coba diperlukan untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar.

3)      Memenuhi karakteristik yang ditetapkan, dan tidak ada kesalahan-kesalahan yang terkandung didalamnya

 

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengevaluasi perangkat keras

1)      Kemampuan perangkat keras yang meliputi kecepatan proses dan distribusinya

2)      Seberapa besar biaya yang harus disediakannya untuk pengoperasian dan perawatan sistem

3)      Kompatibilitas perangkat keras terhadap sistem-sistem yang terkait

4)      Seberapa lama teknologi yang digunakan akan dapat bertahan

5)      Sejauh mana pilihan-pilihan terhadap komputer yang digunakan memperhatikan faktor-faktor ergonomik

6)      Tingkat kehandalan dan sekalabilitas jaringan komputer  yang dibangun sebagai infrastruktur sistem tersebut

 

Tahap 6: Penggunaan & Pemeliharaan

1)      Pada tahap ini, sistem yang telah diuji coba dan dinyatakan lolos dapat mulai digunakan untuk mengenal proses e-Business yang sesungguhnya.

2)      Pemeliharaan sistem secara rutin dapat meliputi penataan ulang database, mem-backup, dan scaning virus. Sementara itu, pemeliharaa juga termasuk melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk menjaga kemuktahiran sistem, atau pembetulan atas kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi dan belum diketahui sebelumnya.

  Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Sistem E-Business

1)      Sering orang memandang SI e-Business adalah paling utama dan penting, sementara melupakan komitmen dan konsistensi terhadap materi informasi, produk dan  respon layanan kepada konsumen.

2)      Antar-muka SI e-Business sering kurang interaktif,  kurang komunikatif dan kurang mudah digunakan oleh  konsumen, karena antar muka sering dibangun  berdasarkan selera pembuatnya.

3)      Perubahan cara pandang, pola berbisnis, dan sistim dari tradisonal dan lokal menjadi moderen dan global; perusahaan dan pebisnis membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut.

 Referensi

1)      Cassidy,A.2008, Planning E-business Success.How to e- enable Your Enterprise . ST Lucia   Press. New York

2)      Oetomo, BSD. 2001 Perspektif e-Business Tinjauan Teknis, Manajerial dan strategi. Penerbit Andi. Yogyak arta

 

METODOLOGI PERENCANAAN E-BUSINESS

1. MEMULAI (BEGIN)

  • Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis.
  • Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan  rencana e-bisnis .
  • Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terlibat.
  • Garis besar proses perencanaan yang akan digunakan.
  • Rencana komunikasi anggota tim  akan tetap mengikuti kegiatan.
  • Umumkan proyek kepada organisasi.

 2. DIAGNOSIS (DIAGNOSE)

  • Diagnosis tren dan pengaruhnya ke  organisasi.
  •  Dokumentasi situasi internal saat ini  (model proses bisnis, kekuatan dan  bidang perbaikan.)
  • Identifikasi para pemangku kepentingan dan proses mereka.
  • Mendiagnosa industri dan dampak eksternal serta nilai rantai.
  •  Analisis bisnis (SWOT). 

3. MENGEMBANGKAN (DEVELOP)

  • Membuat proposal nilai (manfaat) secara umum dan proposal manfaat langsung dari hasil proyek.
  • Mengembangkan strategi e-bisnis untuk mencapai hasil.
  • Membuat standar  indeks kinerja (metrik ) untuk mengukur keberhasilan dan kemajuan dari strategi.

 4. MENDEFINISIKAN (DEFINE)

  •  Tentukan peluang
  •  Temukan keunggulan daya saing.
  •   Tentukan prioritas.

 5. MENENTUKAN (DETERMINE)

  •  Menentukan dampak ke: arsitektur aplikasi bisnis, infrastruktur teknis, proses bisnis, proses sistem informasi, dan orang / organisasi.
  • Analisis biaya dan manfaat (Cost & Benefit)
  •  Membuat peta jalan untuk mendapatkan strategi.
  • Mendapatkan persetujuan rencana proyek e-bisnis. GO NOT GO.

 6. MERANCANG (DESIGN)

  •  Desain tampilan dan nuansa e-bisnis.
  •  Desain navigasi dan desain layar.
  •  Desain aplikasi
  •  Desain sistem keamanan.

 7. PENYAMPAIAN HASIL (DELIVER)

  •  Pembuatan E-Business.
  •  Ujicoba
  •  Pelatihan (Operasi & Pemeliharaan)
  •  Penerapan pada praktek bisnis.
  •  Promosi (situs e-bisnis dan fungsi-fungsinya).

 8. DISKUSI (DISCUSS) UTK PERBAIKAN

  •  Mengumpulkan umpan-balik (kotak kritik dan saran)
  •  Menganalisis kritik dan saran yang masuk.
  •  Menentukan tindakan yang diperlukan.

 Referensi

1)      Cassidy,A.2008, Planning E-business Success.How to e- enable Your Enterprise . ST Lucia Press. New York

2)      Oetomo, BSD. 2001 Perspektif e-Business Tinjauan Teknis, Manajerial dan strategi. Penerbit Andi. Yogyak arta