Metodologi Perencanaan E-Business

Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis. Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan rencana e-bisnis . Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terliba

Uji normalitas data dalam penelitian

Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas data, antara lain:

Tilawatil Quran KH. Muammar ZA

ngat jaman-jaman kecil dulu, anda pasti mengenal qori termasyhur pada era itu, ya Ustad H.Muammar ZA, kali ini saya ingin berbagi file ngaji atau tilawatil quran yang beliau baca dengan teman duetnya Ustad Chumaidi, Filenya ada beberapa.

Contoh Khutbah Bahasa Sunda

Surupna panon poe dina wanci magrib kamari, jadi ciciren rengsena ibadah saum urang salila sabulan campleng, kuru cileuh kentel peujit dina waktu sabulan, lantaran ngalaksanakeun saum jeung taraweh sarta ibadah–ibadah Ramadan

Ciri-ciri Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

Showing posts with label Seputar Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Seputar Penyakit. Show all posts

Wednesday, September 28, 2011

Stadium Gagal Ginjal Kronik

Gagal ginjal kronik selalu berkaitan dengan penurunan progresif GFR. Stadium-stadium gagal ginjal kronik didasarkan pada tingkat GFR yang tersisa dan mencakup yaitu (Corwin,2001: 491) :
a. Penurunan cadangan ginjal, yang terjadi apabila GFR turun 50% dari normal
b. Insufisiensi ginjal, yang terjadi apabila GFR turun menjadi20-35% dari normal. Nefron-nefron yang tersisa sangat rentan mengalami kerusakan sendiri karena beratnya beban yang mereka terima
c. Gagal ginjal, yang terjadi apabila GFR kurang dari 20% normal. Semakin banyak nefron yang mati
d. Penyakit ginjal stadium akhir, yang terjadi apabila GFR menjadi kurang dari 5% dari normal. Hanya sedikit nefron fungsional yang tersisa. Di seluruh ginjal ditemukan jaringan parut dan atrofi tubulus.

Monday, March 29, 2010

PENYEBAB BRONCHOPNEUMONIA, TANDA & GEJALA

Bronkopneumonia adalah pneumonia yang mempunyai pola penyebaran berbecak, teratur dalam satu atau lebih area terlokalisir dalam bronki dan meluas ke parenkim paru yang berdekatan di sekitarnya.
MAU TAU PENYEBAB BRONCHOPNEUMONIA
#Streptococcus pneumoniae
#Mycoplasma pneumoniae
#virus influenza
#klebsiella
#pneumocyctis carinii
#bersifat mendadak dan cenderung menahun.

Nah ini tanda dan gejalanya..
#Menggigil
#Demam timbul dengan cepat
#Nyeri dada seperti ditusuk-tusuk saat bernafas atau batuk
#Sesak nafas
#Suara nafas nendengkur
#Hidung terlihat kembang kempis
#Penggunaan otot bantu pernafasan
#Sakit kepala
#Banyak keringat
#Sputum kental

Bagaimana cara pengobatannya ??
#Berikan dorongan untuk sering batuk dan mengeluarkan dahak pada anak yang berusia lebih besar
#Ajarkan nafas dalam
#Saat tidut setengah duduk ,ubah posisi klien dengan teratur
#Lakukan menepuk punggung untuk mengencerkan sekresi & meningkatkan pengeluaran secret
#Lakukan tindakan pencegahan infeksi
#Tingkatkan higine oral yang teratur
# DORONGAN UNTUK SERING BATUK DAN MENGELUARKAN SEKRESI
#AJARKAN LATIHAN NAFAS DALAM
#UBAH POSISI KLIEN DENGAN TERATUR
#Lakukan Terapi Fisik dada untuk mengencerkan sekresi dan meningkatkan pengeluaran sekret
#Lakukan tindakan pencegahan infeksi
#Tingkatkan higiene oral yang teratur
#Berikan dorongan pada individu untuk berhenti merokok dan mengurangi masukan alkohol

Source:Catatan Kuliah & Leaflet

Tentang Miliaria

Miliaria merupakan kelainan akibat dari retensi keringat pada duktus kelenjar ekrin yang tersumbat sebagai akibat sumbat keratinosa dalam duktus kelenjar.
Miliaria biasanya timbul apabila udaranya panas dan lembab. Penyumbatan ini dapat ditimbulkan oleh bakteri yang menimbulkan radang dan edema akibat penguapan yang tidak dapat keluar dan diabsorbsi oleh stratum corneum.
3 Macam Miliaria :
1. Miliaria Kristalina
- Keringat dapat keluar sampai stratum corneum.
- Terlihat vesikel kecil jernih, tidak bergejala, tidak meradang, dapat mendadak bererupsi profus disebagian besar permukaan tubuh, meninggalkan deskuamasi kecoklatan pada penyembuhan.
Vesikel mudah pecah karena gesekan dengan pakaian.
Miliaria tipe ini timbul paling sering pada bayi baru lahir karena immaturitas relatif dan patensi terlambat duktus keringat dan kecenderungan bayi dirawat dalam keadaan relatif hangat dan lembab.
Penyakit ini juga dapat terjadi pada penderita yang lebih tua, dengan hiperpireksia.
Secara Histopatologi vesikel intra kornea dan subkornea terlihat berhubungan dengan duktus keringat.

2. Miliria Rubra
- Merupakan lesi yang agak dalam ditandai dengan populo vesikel kecil atau Keringat yang merembes kedalam epidermis.
- Eritematosa yang dapat memberikan sensasi menusuk.
Lesi ini biasanya terletak pada tempat oklusi atau daerah lipatan, seperti leher, lipatan paha, dan aksila, gesekan memegang peran penting dalam patogenesisnya.
Miliaria rubra umumnya reversibel.
Suplemen vit C dapat membantu mengembalikan keringat normal pada kasus kambuhan.
Penggunaan antibiotika profilaksi dapat mencegah perkembangan miliaria rubra.
Serangan berulang miliaria rubra dapat menjadi miliaria profunda, yang disebabkan oleh rupturnya duktus keringat didalam kulit pada tinggkat perbatasan dermopidermis.

3. Miliaria Profunda
Miliaria berat dan luas atau miliaria profunda dapat mengakibatkan gangguan pengaturan panas.
Lesi miliaria rubra dapat menjadi terinfeksi, terutama pada bayi yang kurang gizi atau lemah,berkembang menjadi periporitistafilokokus yang melibatkan perluasan proses duktus keringat sampai kelenjar keringat.

Sumber:catatan kuliah

Monday, March 22, 2010

Definisi/Pengertian Filariasis

Filariasis adalah penyakit menular ( Penyakit Kaki Gajah ) yang disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini bersifat menahun ( kronis ) dan bila tidak mendapatkan pengobatan dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Akibatnya penderita tidak dapat bekerja secara optimal bahkan hidupnya tergantung kepada orang lain sehingga memnjadi beban keluarga, masyarakat dan negara. Di Indonesia penyakit Kaki Gajah tersebar luas hampir di Seluruh propinsi. Berdasarkan laporan dari hasil survei pada tahun 2000 yang lalu tercatat sebanyak 1553 desa di 647 Puskesmas tersebar di 231 Kabupaten 26 Propinsi sebagai lokasi yang endemis, dengan jumlah kasus kronis 6233 orang. Hasil survai laboratorium, melalui pemeriksaan darah jari, rata-rata Mikrofilaria rate (Mf rate) 3,1 %, berarti sekitar 6 juta orang sudah terinfeksi cacing filaria dan sekitar 100 juta orang mempunyai resiko tinggi untuk ketularan karena nyamuk penularnya tersebar luas. Untuk memberantas penyakit ini sampai tuntas

WHO sudah menetapkan Kesepakatan Global ( The Global Goal of Elimination of Lymphatic Filariasis as a Public Health problem by The Year 2020 (. Program eliminasi dilaksanakan melalui pengobatan missal dengan DEC dan Albendazol setahun sekali selama 5 tahun dilokasi yang endemis dan perawatan kasus klinis baik yang akut maupun kronis untuk mencegah kecacatan dan mengurangi penderitanya. Indonesia akan melaksanakan eliminasi penyakit kaki gajah secara bertahap dimulai pada tahun 2002 di 5 kabupaten percontohan. Perluasan wilayah akan dilaksanakan setiap tahun. Penyebab penyakit kaki gajah adalah tiga spesies cacing filarial yaitu; Wucheria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Vektor penular : Di Indonesia hingga saat ini telah diketahui ada 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes & Armigeres yang dapat berperan sebagai vector penular penyakit kaki gajah.
Sumber : Kumpulan Leaflet Kuliah




Wednesday, March 10, 2010

Definisi/Pengertian Dengue Haemorrhagic Fever (DHF)

Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti (betina), terutama menyerang anak remaja dan dewasa dan sering kali menyebabkan kematian bagi penderita(Effendy, Skp, 1995:1)

Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa DHF adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, terutama menyerang anak remaja dan dewasa dengan gejala utama demam manifestasi perdarahan, nyeri otot dan sendi dan bertendensi mengakibatkan renjatan yang menyebabkan kematian.