Metodologi Perencanaan E-Business

Dapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis. Identifikasi tujuan bisnis utk selesaikan rencana e-bisnis . Identifikasi anggota tim dari individu-individu yg akan terliba

Uji normalitas data dalam penelitian

Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas data, antara lain:

Tilawatil Quran KH. Muammar ZA

ngat jaman-jaman kecil dulu, anda pasti mengenal qori termasyhur pada era itu, ya Ustad H.Muammar ZA, kali ini saya ingin berbagi file ngaji atau tilawatil quran yang beliau baca dengan teman duetnya Ustad Chumaidi, Filenya ada beberapa.

Contoh Khutbah Bahasa Sunda

Surupna panon poe dina wanci magrib kamari, jadi ciciren rengsena ibadah saum urang salila sabulan campleng, kuru cileuh kentel peujit dina waktu sabulan, lantaran ngalaksanakeun saum jeung taraweh sarta ibadah–ibadah Ramadan

Ciri-ciri Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

Showing posts with label Kumpulan Contoh Tugas Akhir. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Contoh Tugas Akhir. Show all posts

Tuesday, July 2, 2013

PERBEDAAN PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

PENELITIAN KUANTITATIF
1. Judul penelitian spesifik, relatif tidak  berubah
2. Masalah spesifik, relatif tidak berubah
3. Teori spesifik sbg pegangan rumusan  masalah, hipotesis dan variabel
4. Tujuan penelitian kuantitatif menguji  teori
5. Populasi seluruh obyek (finit & infinit)
6. Generalisasi dasarnya kesesuaian sampel, sampling, instrumen, kolekting data & uji statistika
7. Sampel, besar sampel minimal ditentukan. Pemberi informasi (responden)
8. Sampling Probabiliy (Simple random sampling, sistematik, stratified & cluster)
9. Disain spesifik, relatif tetap

PENELITIAN KUALITATIF
1. Judul penelitian sementara (tetap, berkembang atau berubah)
2. Masalah sementara (tetap, berkembang atau berubah)
3. Teori bersifat sementara tergantung di lapangan
4. Tujuan penelitian kualitatif menemukan teori
5. Subyek yang ada aktifitas & tempat (situasi sosial)
6. Transferability Asal situasi sosial mirip
7. Sampel (besar sampel tidak ditentukan. Pemberi informasi (informan, narasumber, partisipan, guru)
8. Sampling Nonprobality (purpusiv, snowball, kadang2 axidental)
9. Disain umum dan berkembang

Sunday, April 18, 2010

Kerangka konsep

Kerangka konsep adalah abstraksi yang terbentuk oleh generalisasi dari hal khusus. Konsep hanya dapat diamati atau diukur melalui konstruktur atau yang lebih dikenal dengan nama variable (Notoatmojo, 2005).
Variable adalah simbol atau lambang yang menunjukan nilai atau bilangan dari konsep (Notoatmojo, 2005).



Saturday, January 16, 2010

Pengertian Validitas dan Reliabilitas

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Prinsif validitas adalah pengukuran atau pengamatan yang berarti prinsif keandalan instrumen dalam mengumpulkan data. Instrumen harus dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Jadi validitas lebih menekankan pada alat pengukuran atau pengamatan.

Sedangkan Reliabilitas adalah kesamaan hasil pengukuran atau pengamatan bila fakta atau kenyataan hidup tadi diukur atau diamati berkali – kali dalam waktu yang berlainan. Alat dan cara mengukur atau mengamati sama – sama memegang peranan penting dalam waktu yang bersamaan. Dalam penelitian keperawatan, walaupun sudah ada beberapa pertanyaan ( kuisioner ) yang sudah distandarisasi baik nasional maupun internasional ,peneliti harus tetap menyeleksi instrumen yang dipilih dengan mempertimbangkan keadaan sosial budaya dari area penelitian ( Nursalam, 2003 : 108 ).

Monday, December 21, 2009

Contoh Lembar Persembahan/Kata-Kata Mutiara di Tugas Akhir/Skripsi

Bukanlah suatu aib jika kamu gagal dalam suatu usaha, yang merupakan aib adalah jika kamu tidak bangkit dari kegagalan itu (Ali bin Abu Thalib)

Orang yang paling menyakitkan siksanya di hari kiamat adalah orang yang punya ilmu tapi Allah tidak mengizinkan memanfaatkan ilmunya (al-hadist)

Allah itu Maha Kasih Sayang Allah Maha Adil dan Maha Penerima Taubat. Allah tidak pernah dan tidak
akan pernah berlaku dzalim, Allah juga bukan pendendam. Allah senang kepada hamba-hambaNya yang tidak pernah putus asa untuk memperoleh rahmat dan hidayahNya. Allah senang kepada mereka yang senantiasa punya harapan untuk hidup yang lebih baik dimasa yang akan datang.

TUHAN,,,,,,,,
Ampunilah hamba yang hina dan penuh dosa ini
Do’aku pada Mu ya Allah,,,,
Tengadah aku menanti rido Mu dan lindungan Mu dalam perjalanan ku ini.
Semoga perlindungan Mu meridoiku
Amiiiiiin


Syukur bagi saya amatlah sederhana kupersembahkan buat orang tua terinta serta seseorang yang selalu ada di hati nda’
Bukanlah suatu aib jika kamu gagal dalam suatu usaha, yang merupakan aib adalah jika kamu tidak bangkit dari kegagalan itu (Ali bin Abu Thalib)

Orang yang paling menyakitkan siksanya di hari kiamat adalah orang yang punya ilmu tapi Allah tidak mengizinkan memanfaatkan ilmunya (al-hadist)

Allah itu Maha Kasih Sayang Allah Maha Adil dan Maha Penerima Taubat. Allah tidak pernah dan tidak
akan pernah berlaku dzalim, Allah juga bukan pendendam. Allah senang kepada hamba-hambaNya yang tidak pernah putus asa untuk memperoleh rahmat dan hidayahNya. Allah senang kepada mereka yang senantiasa punya harapan untuk hidup yang lebih baik dimasa yang akan datang.

TUHAN,,,,,,,,
Ampunilah hamba yang hina dan penuh dosa ini
Do’aku pada Mu ya Allah,,,,
Tengadah aku menanti rido Mu dan lindungan Mu dalam perjalanan ku ini.
Semoga perlindungan Mu meridoiku
Amiiiiiin

Edward : Bandung

Monday, September 28, 2009

Contoh kata pengantar skripsi/tugas akhir/tesis

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas kebaikan-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah Usulan Penelitian ini dengan baik. Usulan Penelitian yang berjudul “Perubahan kualitas sayur terhadap gizi anak” ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk melaksanakan penelitian di Program Studi Teknologi Pangan, Jurusan Teknologi Industri Pangan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Asep Hudaya, Ir., M.S., Ketua Komisi Pembimbing dan dosen wali yang telah membimbing penulis dalam menyusun Usulan Penelitian ini.
2. Guruh, S.T.P., M.Sc., Anggota Komisi Pembimbing atas saran, bimbingan, dan arahannya dalam penyusunan Usulan Penelitian ini.
3. Prof. Dr. Bima Mukti, Ir., S.U., Komisi Penelaah atas bimbingan dan arahannya untuk perbaikan Usulan Penelitian ini.
4. Elis gani, Ir., M.S., Komisi Penelaah atas bimbingan dan arahannya.
5. Jejen , Ir., M.S., Ketua Jurusan Teknologi Industri Pangan atas arahan dan dukungannya.
6. Orang tua, nenek, dan adik-adik penulis yang senantiasa menyalurkan semangat dan kasih sayang yang tiada henti kepada penulis.
7. Saudara-saudara penulis yang kehadirannya memberikan kesejukan dan senyumannya yang membuahkan optimisme pada penulis untuk terus maju menapaki jalan-jalan semangat dalam hidup ini.
8. Teman-teman angkatan 2004 atas kebersamaan dan dukungannya selama penulis menyelesaikan Usulan Penelitian.
Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran agar penulis dapat melakukan perbaikan terhadap makalah yang disusun ini. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat. Amiin.

Bandung, November 2008


Penulis


Wednesday, July 15, 2009

Teknik Pengumpulan data pada Tugas Akhir/Skripsi

Tugas akhir/skripsi pasti memerlukan teknik pengumpulan data ini, berikut saya berikan gambaran mengenai teknik pengumpulan datanya :

1. Studi Literatur.
Melalui teknik ini dilakukan kegiatan penghimpunan data, keterangan dan informasi dengan penelaahan secara cermat atas berbagai dokumen, arsip, hasil laporan, buku-buku ilmiah, persatuan perundang-undangan dan bahan-bahan tertulis lainnya yang relevan dengan variabel penelitian.

2. Penelitian Lapangan
Dalam penelitian lapangan ini dilaksanakan pengamatan langsung terhadap objek penelitian yaitu dengan melalui:

a. Kuesioner atau Angket
Menurut Narbuko dan Achmadi (1999:76) mengatakan bahwa: “Kuesioner adalah suatu daftar yang berisikan rangkaian pertanyaan mengenai sesuatu masalah atau bidang yang akan diteliti”.
Penulis menggunakan pertanyaan angket dengan pertanyaan tertutup, melalui pertanyaan tertutup responden diminta membuat pilihan diantara seperangkat alternatif tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti.

b. Wawancara
Wawancara yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab langsung kepada responden dengan menggunakan wawancara terstruktur yang disiapkan oleh penulis.
Dengan metode wawancara diharapkan dapat diperoleh keterangan-keterangan dari Camat dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) mengenai data yang tidak atau masih belum terjaring melalui metode kuesioner.

c. Observasi (Pengamatan)
Teknik pengumpulan data melalui Observasi menurut Narbuko dan Achmadi (1999 : 83 ) adalah: “Alat pengumpulan data yang dilakukan cara mengamati dan mencatat secara sistematis gejala-gejala yang diselidiki”.
Berdasarkan hal diatas penulis menyimpulkan bahwa dalam melakukan observasi partisipatif, peneliti melibatkan diri dalam kehidupan masyarakat dan situasi dimana penelitian dilaksanakan. Peneliti berbicara dengan bahasa mereka, bergurau dengan mereka, menyatu dengan mereka dan sama-sama terlibat dalam pengalaman yang sama.

Wednesday, February 11, 2009

Tugas Akhir : Tentang Gagal Ginjal Kronik (CRF)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Rahardjo (1996) mengatakan bahwa jumlah penderita CRF atau gagal ginjal kronik terus meningkat dan diperkirakan pertumbuhannya sekitar 10 % setiap tahun. Saat ini belum ada penelitian epidemiologi tentang prevalensi penyakit ginjal kronik di Indonesia. Dari data di beberapa pusat nefrologi di Indonesia diperkirakan insidens dan prevalensi penyakit ginjal kronik masing-masing berkisar 100 - 150/ 1 juta penduduk dan 200 - 250/ 1 juta penduduk.
Berdasarkan hasil studi dokumentasi dari bagian pencatatan dan pelaporan di Ruang Melati Lantai 2 Rumah Sakit Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung, tercatat selama kurun waktu bulan Januari sampai dengan April 2008, klien yang dirawat dengan gagal ginjal kronik mencapai 22 orang dengan persentase 27,5 % seperti pada tabel 1.1.
TABEL 1.1






BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Rahardjo (1996) mengatakan bahwa jumlah penderita CRF atau gagal ginjal kronik terus meningkat dan diperkirakan pertumbuhannya sekitar 10 % setiap tahun. Saat ini belum ada penelitian epidemiologi tentang prevalensi penyakit ginjal kronik di Indonesia. Dari data di beberapa pusat nefrologi di Indonesia diperkirakan insidens dan prevalensi penyakit ginjal kronik masing-masing berkisar 100 - 150/ 1 juta penduduk dan 200 - 250/ 1 juta penduduk.
Berdasarkan hasil studi dokumentasi dari bagian pencatatan dan pelaporan di Ruang Melati Lantai 2 Rumah Sakit Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung, tercatat selama kurun waktu bulan Januari sampai dengan April 2008, klien yang dirawat dengan gagal ginjal kronik mencapai 22 orang dengan persentase 27,5 % seperti pada tabel 1.1.
TABEL 1.1
PERSENTASE JUMLAH PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM URINARIUS DI RUANG MELATI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT
dr. HASAN SADIKIN BANDUNG



Pada manusia, ginjal merupakan salah satu organ yang memiliki fingsi vital yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan air dalam tubuh, mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseimbangan asam-basa darah, serta sekresi bahan buangan dan kelebihan garam (Pearce, 1999 : 987). Keadaan dimana fungsi ginjal mengalami penurunan yang progresif secara perlahan tapi pasti, yang dapat mencapai 60 % dari kondisi normal menuju ketidakmampuan ginjal ditandai tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah) disebut dengan gagal ginjal kronik (Pearce, 1999 : 989). Kondisi pasien dengan gagal ginjal kronik masih dapat melakukan aktifitas hidup jika memperhatikan kualitas hidup yang cukup baik (Sidabutar, 1998 : 76).
Penatalaksanaan yang tidak baik pada klien dengan gagal ginjal kronik akan mengarah pada komplikasi pada sistem tubuh lain yaitu gagal jantung, hipertensi, anemia, ulserasi lambung, asidosis metabolik, gangguan pernapasan sampai akhirnya menyebabkan kematian.
Dengan melihat permasalahan diatas, penulis tertarik untuk mengangkat kasus tersebut sebagai judul dalam tugas akhir yaitu “Asuhan Keperawatan Pada Ny. W Dengan Gangguan Sistem Urinarius : Cronic Renal Failure (CRF) di Ruang Melati Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung”.

B. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Penulis mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien gagal ginjal kronik.
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus yang ingin dicapai pada asuhan keperawatan pasien gagal ginjal kronik melalui pendekatan proses keperawatan, yaitu penulis mampu :
a. Melakukan pengkajian.
b. Membuat diagnosa keperawatan.
c. Membuat intervensi keperawatan.
d. Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.
e. Mengevaluasi hasil asuhan keperawatan yang telah dilaksanakan dengan mengacu pada tujuan yang ingin dicapai.
f. Mendokumentasikan asuhan keperawatan yang telah dilaksanakan secara komprehensif.

C. Metode Penulisan dan Tekhnik Pengumpulan data
Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah metode deskriptif berupa studi kasus melalui pendekatan proses keperawatan.
Adapun tekhnik pengumpulan data yang digunakan, yaitu :
1. Observasi
Yaitu dengan cara mengamati langsung keadaan klien melalui pemeriksaan fisik secara inspeksi, perkusi, palpasi dan auskultasi untuk mendapatkan data objektif.
2. Wawancara
Yaitu pengumpulan data dengan melakukan komunikasi lisan yang didapat secara langsung dari klien (autoanamnesa) dan keluarga (alloanamnesa) untuk mendapatkan data subjektif.
3. Studi dokumentasi
Yaitu pengumpulan data yang didapatkan dari buku status kesehatan klien yaitu meliputi catatan medik yang berhubungan dengan klien.
4. Studi kepustakaan
Dilakukan dengan cara penggunaan buku-buku sumber untuk mendapatkan landasan teori yang berkaiatan dengan kasus yang dihadapi, sehingga dapat membandingkan teori dengan fakta di lahan praktek.


D. Sistematika Penulisan
Penulisan karya ilmiah ini terdiri dari empat bab, dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB I Pendahuluan
Terdiri dari latar belakang, tujuan penulisan, metode penulisan dan tekhnik pengumpulan data, sistematika penulisan.
BAB II Tinjauan Teoritis
Terdiri dari dua sub bab, yaitu konsep dasar yang meliputi pengertian gagal ginjal kronik, anatomi fisiologi ginjal, etiologi, tanda dan gejala, pemeriksaan diagnostik, manifestasi klinis, komplikasi, penatalaksanaan, dampak, dan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
BAB III Tinjauan Kasus dan pembahasan
Terdiri dari dua sub bab, yaitu laporan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pembahasan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi.
BAB IV Kesimpulan dan Rekomendasi
Terdiri dari kesimpulan dan rekomendasi.