Kamis, 21 Mei 2009

SAP Episiotomy- potensial infeksi berhubungan dengan ketidaktahuan klien dan keluarga tentang perawatan luka episiotomy

Episiotomy
A. Pengertian
Episiotomy adalah insisi dari perineum untuk memudahkan persalinan dan mencegah ruptura perinea totalis (sobekan pada perineum dengan pinggiran luka tidak teratur)

B. Tujuan perawatan luka Episiotomy
 Membersihkan luka episiotomy
 Mencegah infeksi
 Mempercepat penyembuhan luka
 Memberikan rasa nyaman pada pasien

C. Karakteristik Luka Infeksi dan tidak Infeksi
1. Luka infeksi
 Luka tampak kotor
 Luka banyak nanah
 Berbau
 Bengkak
2. Luka tidak infeksi
 Luka tampak bersih
 Tidak bernanah
 Tidak berbau
 Tidak bengkak

D. Perawatan Luka
Persiapan alat :
1. Pengalas
2. Kapas sublimate
3. Sarung tangan/pinset anatomis 2 buah
4. Kain kasa 2 buah
5. Pispot
6. Selimut ekstra
7. Tisue
8. Obat merah/bethadine
9. Lidi kapas
10. Pembalut
11. Botol cebok
12. Korentang
Langkah-langkah :
1. Cuci tangan
2. Bantu klien untuk mengambil posisi dorsal rekumbent
3. Letakan pengalas dibawah bokong klien
4. Selimuti klien dengan meletakan selimut mandi
5. Buka pakaian bawah klien
6. Buka bak instrumen
7. Pakai sarung tangan
8. Regangkan labia dengan tangan nondominan, bersihkan labia mayora dengan tangan dominan menggunakan kapas sublimat
9. Lakukan seperti langkah 8 untuk membersihkan labia minora
10. Bersihkan area perinium dari depan ke belakang (anus)
11. Buka sarung tangan
12. Ambil kapas betadine dengan pinset anatomis
13. Oleskan pada daerah perinium
14. Gunakan pembalut jika perlu
15. Rapikan pasien dan alat
16. Cuci tangan


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah : potensial infeksi berhubungan dengan ketidaktahuan klien dan keluarga tentang perawatan luka episiotomy
Pokok bahasan : episiotomy
Sub Pokok Bahasan : perawatan luka episiotomy
Sasaran : Ny. A dengan Episiotomy dan tidak mampu merawat luka sendiri (totally care)
Waktu : 20 menit
Tempat :  
Pertemuan : I (satu)
Penyuluh :  
Tanggal :  

I. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan klien dan keluarga mampu mengetahui perawatan luka episiotomy sendiri di rumah.

II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 20 menit, klien dan keluarga dapat :
a. Menyebutkan pengertian luka episiotomy
b. Menyebutkan tujuan perawatan luka episiotomy
c. Menyebutka karakteristik luka infeksi dan tidak infeksi
d. Menyebutkan alat-alat perawatan luka episiotomy
e. Mendemonstrasikan perawatan luka episiotomy

III. Materi Penyuluhan
a. Pengertian luka episiotomy
b. Tujuan perawatan luka episiotomy
c. Karakteristik luka infeksi dan tidak infeksi
d. Alat-alat perawtan luka episiotomy
e. Prosedur perawatan luka episiotomy

IV. Kegiatan Belajar Mengajar
A. Metoda : diskusi, tanya jawab dan demonstrasi
B. Langkah-langkah kegiatan :
1) Pra Pembelajaran
 Mempersiapkan materi
 Mempersiapkan tempat
 Mempersiapkan media dan alat
2) Kegiatan membuka Pembelajaran
 Memberi salam
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan maksud dan tujuan
 Kontrak waktu
 Apersepsi
3) Inti Pembelajaran
 Menjelaskan pengertian luka episiotomy
 Menjelaskan tujuan perawatan luka episiotomy
 Menjelaskan karakterisktik luka infeksi dan luka tidak infeksi
 Menyebutkan alat-alat perawatan luka episiotomy
 Menjelaskan tekhnik perawatan luka episiotomy
4) Penutup
 Mengadakan evaluasi dengan post test lisan
 Sasaran menjawab pertanyaan
 Menyimpulkan apa yang akan disampaikan
 Mengucapkan terima kasih
 Mengucapkan salam




V. Media dan Sumber
Media : leaflet
Sumber :
• Ilmu Kebidanan, YBPSP, Jakarta, 1999
• Maternity Nursing Care of the Child Bearing Family, Third edition
• Obstetri Fisiologi, FK UNPAD, Bandung
• Sinopsis Obstetri


Reaksi:

0 komentar: