Selasa, 08 September 2009

Konseling Sebagai Terapi Individu

A.KONSELING
Beberapa kegiatan yang termasuk dalam terapi perseorangan yang relevan untuk dunia industri antara lain:
1. Memberikan bimbingan Sosial kepada orang yang mengalami disfungsi seksual ,orang yang menderita penyakit parah (terminal illnes),pegawai yang mengalami burnout (kejenuhan) dan stress.
2. Membantu para pegawai yang menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam memperoleh pelatihan dan pekerjaan baru.
3. Memberikan bimbingan sosial kepada pasangan muda yang baru menikah atau pelatihan perenting skills kepada pasangan yang baru memiliki anak.

B.KONSELING PROFESIONAL
Orang yang profesional karena pelatihan dan pengalamannya memiliki kemungkinan berhasil yang lebih tinggi,tetapi kompetensi dan hubungan baik merupakan kedua aspek penting yang menentukan keberhasilan konseling daripada sekedar gelar atau sertifikat.

C.PROSES KONSELING
1. Konseling berdasarkan perspektif pekerja sosial
a) Membangun relasi
b) Menggali Masalah Secara Mendalam
c) Menggali Soslusi alternatif

2. Konseling berdasarkan perspektif klien
a) Kesadaran Masalah (problem Awareness)
b) Relasi dengan konselor (Relationship to Counselor)
c) Motivasi (Motivation)
d) Konseptualisasi Masalah (Conceptualizing the Problem)
e) Penggalian Stretegi-strategi Pemecahan Masalah (Exploring Resolution Strategies)
f) Pemilihan Strategi (Selection of Strategy)
g) Implementasi Strategi (Implementation of the Strategy)
h) Evaluasi (Evaluation)

D.PENDEKATAN KONSELING
Terdapat tiga area kemampuan yang perlu dimiliki oleh konselor,yaitu:
1. Kemampuan Membangun Relasi Kerja Sama
2. Kemampuan Menggali Masalah Secara Mendalam
3. Kemampuan Menggali Alternatif Pemecahan Masalah

Reaksi:

0 komentar: