Rabu, 10 Juni 2009

Tugas Kuliah : Teori tentang FILTER PRESS

Saya Menemukan Tugas Kuliah Ini di Warnet :
Pres filter terdiri dari elemen-elemen filter (hingga mencapai 100 buah ) yang berdiri tegak atau terletak mendatar, disusun secara berdampingan atau satu di atas yang lain. Elemen-elemen ini terbuat dari pelat-pelat berair yang dilapisi kain filter dan disusun pada balok-balok luncur sehingga dapat digeser-geser. Dengan suatu bambu giling atau perlengkapan ¬¬¬¬¬¬¬¬¬hidraulik, pelat-pelat itu dipres menjadi sat diantara bagian alat yang diam (bagian kepala) dan bagian yang bergerak. Saluran masuk dan saluran keluar terdapat di bagian kepala (untuk sistem tertutup) atau saluran keluarnya di samping pelat-pelat (untuk sistem terbuka).

Panjang pelat dapat berkisar antara 400 dan 1500 mm, yang tergantung pada jumlah pelat, dengan luas total permukaan filter hingga 150 m2. Tebal kue dapat mencapai 50 mm. Tergantung pada besar dan jumlah pelat, volume kerja dari kue filter dapat mencapai 3000 liter.

Pada dasarnya harus dibedakan antara pres filter bingkai dan pres filter kamar. Pada pres filter bingkai, terdapat sebuah bingkai diantara setiap dua pelat. Bingkai ini memberi ruang untuk ditempati ke filter. Pada konstruksi semacam ini banyak sekali volume kerja hilang jika pelat dibuat tebal dan masif. Pada pres filter kamar, pelat-pelat dibuat tipis dan dipasang dalam bingkai penyekat sehingga membentuk kamar yang sesungguhnya. Dengan panjang konstruksi yang sama, volume kerja kue menjadi 40% lebih besar. Sebagai keuntungan yang lain, kue filter hanya bersentuhan dengan kain filter dan tidak dengan bahan dasar alat. Pada pres filter bingkai, tidak ada masalah dalam mengalirkan suspensi masuk melalui bingkai-bingkai. Tetapi pada pres filter kamar, hal tersebut menjadi sukar karena konstruksinya yang kompak. Pada umumnya kesukaran ini dapat diatasi dengan membuat sistem pemasukan yang tertentu, misalnya penyekrupan kain pada bingkai penyekat atau membuat lubang-lubang di tengah pelat.


Proses Filtrasi
Pada filtrasi dengan pres filter horizontal, suspensi masuk pada bagian kepala melalui saluran yang terbentuk oleh lubang-lubang di bagian atas pelat. Pada pres filter bingkai, suspensi mengalir melalui bingkai-bingkai, sedangkan pada pres filter kamar, suspensi mengalir di antara pelat-pelat masuk ke dalam ruang filtrasi yang sesungguhnya. Filtrat menerobos kedua sisi kain filter, kemudian mengalir di belakang kain filter sepanjang alur-alur pelat turun ke dalam saluran. Saluran ini juga terbentuk dari lubang-lubang pada pelat. Pada sistem tertutup filtrat keluar di bagian kepala, sedangkan pada sistem terbuka filtrat mengalir dari masing-masing pelat melalui sebuah kran ke dalam saluran terbuka yang terletak di luar alat pres.
Seringkali cara kerja sistem tertutup maupun sistem terbuka dapat diterapkan pada alat yang sama dengan memasang saluran pembuangan khusus dan kran bercabang tiga.

Gambar 3. Proses filtrasi

Keuntungan filtrasi dengan saluran keluar yang terbuka adalah bila suatu kain filter mengalami kerusakan, maka gangguan ini segera dapat dilokalisir. Sedangkan filtrasi dengan pembuangan tertutup sesuai untuk bahan-bahan yang mengandung racun, berbau atau bahan yang mudah terbakar.
Proses Pencucian
Pada keadaan yang paling sederhana, cairan pencuci mengalir sepanjang jalur yang sama seperti suspensi dan filtrat. Tetapi efek pencucian dengan cara ini tidaklah nyata. Efek yang lebih baik dapat dicapai cairan masuk ke balik kain filter melalui saluran atau lubang yang dibuat khusus. Saluran atau lubang tersebut berada di bagian atas atau di bagian bawah elemen filter. Masuknya cairan hanya pada setiap pelat kedua (pelat Z, “kamar pencuci”) dengan saluran pembuangan di bagian bawah ditutup. Selanjutnya cairan menembus kain filter dan kue filter, dan melalui sistem pembuangan yang normal cairan meninggalkan pres filter dari balik kain filter pada pelat berikutnya (pelat O, “kamar tekanan”).
Seperti pada filtrasi, pencucian dapat dilakukan dengan sistem terbuka ataupun sistem tertutup. Sistem terbuka mempunyai keuntungan bahwa efek pencucian pada setiap kue filter dapat dikontrol secara tersendiri. Ini berarti penghematan cairan pencuci dan menjamin pencucian yang lebih baik serta dapat diandalkan. Karena itu sistem terbuka pada pencucian lebih disenangi. Efek pencucian yang optimal hanya dapat dicapai bila kamar-kamar alat pres filter terisi penuh oleh kue filter. Oleh karena itu, jumlah pelat perlu disesuaikan dengan volume kue.

Menghilangkan kelembaban kue filter
Kue filter yang didapat harus sekering mungkin, karena dengan demikian biaya pengeringan selanjutnya dapat ditekan serendah-rendahnya, dan pengeluaran kue filter juga dipermudah. Untuk memperoleh kue filter yang dimaksud, cairan sisa pada kue filter perlu dihilangkan sebanyak mungkin. Metode yang sering digunakan untuk keperluan ini adalah penghembusan atau penganginan dengan gas tekan (biasanya udara tekan). Gas akan mengalir pada jalur yang sama seperti cairan pencuci. Tetapi dengan waktu penghembusan yang dapat mencapai 12 jam, pemakaian gas sangatlah banyak. Disamping itu selama penghembusan, alat pres filter tidak dapat dimanfaatkan ntuk filtrasi selanjutnya. Oleh karena itu cara kerja seperti ini menjadi sangatlah mahal.
Sebuah metode lain adalah memeras kue filter dengan membran-membran karet (alat pres filter membran atau alat pres filter pelat). Membran-membran karet direntangkan di atas pelat-pelat dan hanya dapat dikembungkan dengan udara tekan. Kerugian dari cara ini adalah pengeluaran kelembaban hanya dapat dilakukan pada kue filter yang dapat dipres.

Proses Pengosongan
Pengosongan sebuat alat pres filter secara paling sederhana adalah dengan menggeser pelat dalam arah mendatar, kemudian dengan tangan menyapu kue pada kain filter hingga masuk ke dalam bak penampung yang berada di bawahnya. Dalam hal ini pembersihan permukaan penyekat harus dilakukan dengan baik. Cara pengosongan ini memerlukan banyak tenaga (menggeser benda-benda berat, bahaya pencemaran) dan harus dilakukan oleh dua orang.
Perbaikan dapat dicapai dengan mekanisme pemindahan pelat dan penambahan perlengkapan yang memungkinkan kue jatuh dengan sendirinya (pelat yang dapat dijungkitkan, kain rentang), selain itu kue dapat pula diangkut ke luar secara kontinu dengan ban pengangkut (belt conveyor) yang dipasang di bawah alat pres. Meskipun demikian, operasi pengosongan setengah otomatik seperti itu tetap harus diawasi (bila perlu sisa-sisa kue filter disapu bersih dengan tangan).
Alat pres filter horisontal dapat dibuat kerja otomatik penuh (otomat filter pres). Pada alat jenis ini kain filter berfungsi sebagai sabuk melingkar, yang digerakkan setelah pelat satu sama lain dipisahkan dengan cara menggesernya. Dengan perlakuan ini kue filter akan jatuh dari pelat ke samping dan masuk ke corong penampung. Kain filter masuk ke alat pencuci dan dibilas sebelum digunakan untuk operasi selanjutnya.
Alat-alat pres filter dapat digunakan secara universal karena memiliki luas permukaan filter yang besar, ketebalan kue yang kecil dan beda tekanan hingga 6 bar, serta dapat diterapkan untuk kue filter yang dapat ditekan maupun tidak. Penggunaan alat untuk menangani media yang berbeda tergantung pada bahan pembuat kayu (kayu, bahan sintetik, besi cor, baja tahan karat, baja berlapis ebonit, baja berlapis email). Pada filtasi larutan yang mudah terbakar, yang beracun atau produk yang berbau, ruangan harus diberi ventilasi khusus atau alat pres filter itu harus dilengkapi dengan perlengkapan penghisap yang harus diperhatikan secara khusus adalah kemungkinan adanya kebocoran kue filter, pelat-pelat yang melengkung, permukaan sekat yang kotor. (Dari berbagai sumber kali yah)

Reaksi:

0 komentar: