Kamis, 21 Oktober 2010

Komplikasi sectio caesarea

>> Indikasi sectio caesarea ( Buku Ilmu Bedah Kebidanan,2007 )
Tindakan Sectio caesarea dilakukan bilamana diyakini bahwa penundaan persalinan yang lebih lama akan menimbulkan bahaya yang serius bagi ibu, janin atau keduanya. Sedangkan persalinan pervaginam tidak mungkin dilakukan dengan aman.
Salah satu alasan dilakukan sectio caesarea atas indikasi ibu adalah kelainan tenaga atau kelainan his, misalnya pada ibu anemia sehingga kurang tenaga ibu untuk mengedan dapat menjadi rintangan pada persalinan, sehingga persalinan mengalami hambatan.
Adapun indikasi sectio caesarea dilihat dari kondisi janin salah satunya adalah gawat janin ( janin kelelahan dan tidak ada kemajuan dalam persalinan).

>> Komplikasi yang sering Muncul pada Tindakan SC ( Bobak, 2005)
1) Pada Ibu
a) Infeksi puerperialis / nifas bisa terjadi dari infeksi ringan yaitu kenaikan suhu beberapa hari saja, sedang yaitu kenaikan suhu lebih tinggi disertai dehidrasi dan perut sedikit kembung, berat yaitu dengan peritonitis dan ileus paralitik.
b) Perdarahan akibat antonia uteri atau banyak pembuluh darah yang terputus dan terluka pada saat operasi.
c) Trauma kandung kemih akibat kandung kemih yang terpotong saat melakukan sectio caesarea.
d) Resiko ruptura uteri pada kehamilan berikutnya karena jika pernah mengalami pendarahan pada dinding rahim insisi yang dibuat menciptakan garis kelemahan yang sangat beresiko untuk ruptur pada persalinan berikutnya.
e) Endometritis yaitu infeksi atau peradangan pada endometrium.
2) Pada Bayi
a) Hipoksia
b) Depresi pernafasan
c) Sindrom gawat pernafasan
d) Trauma persalinan


Reaksi:

1 komentar:

ngambil materi nya dr mn?
lucu banget.. agak ga rasional tuh. referensi nya yg jelas dan cb yg lbh up to date lg