Senin, 29 Maret 2010

Tentang Miliaria

Miliaria merupakan kelainan akibat dari retensi keringat pada duktus kelenjar ekrin yang tersumbat sebagai akibat sumbat keratinosa dalam duktus kelenjar.
Miliaria biasanya timbul apabila udaranya panas dan lembab. Penyumbatan ini dapat ditimbulkan oleh bakteri yang menimbulkan radang dan edema akibat penguapan yang tidak dapat keluar dan diabsorbsi oleh stratum corneum.
3 Macam Miliaria :
1. Miliaria Kristalina
- Keringat dapat keluar sampai stratum corneum.
- Terlihat vesikel kecil jernih, tidak bergejala, tidak meradang, dapat mendadak bererupsi profus disebagian besar permukaan tubuh, meninggalkan deskuamasi kecoklatan pada penyembuhan.
Vesikel mudah pecah karena gesekan dengan pakaian.
Miliaria tipe ini timbul paling sering pada bayi baru lahir karena immaturitas relatif dan patensi terlambat duktus keringat dan kecenderungan bayi dirawat dalam keadaan relatif hangat dan lembab.
Penyakit ini juga dapat terjadi pada penderita yang lebih tua, dengan hiperpireksia.
Secara Histopatologi vesikel intra kornea dan subkornea terlihat berhubungan dengan duktus keringat.

2. Miliria Rubra
- Merupakan lesi yang agak dalam ditandai dengan populo vesikel kecil atau Keringat yang merembes kedalam epidermis.
- Eritematosa yang dapat memberikan sensasi menusuk.
Lesi ini biasanya terletak pada tempat oklusi atau daerah lipatan, seperti leher, lipatan paha, dan aksila, gesekan memegang peran penting dalam patogenesisnya.
Miliaria rubra umumnya reversibel.
Suplemen vit C dapat membantu mengembalikan keringat normal pada kasus kambuhan.
Penggunaan antibiotika profilaksi dapat mencegah perkembangan miliaria rubra.
Serangan berulang miliaria rubra dapat menjadi miliaria profunda, yang disebabkan oleh rupturnya duktus keringat didalam kulit pada tinggkat perbatasan dermopidermis.

3. Miliaria Profunda
Miliaria berat dan luas atau miliaria profunda dapat mengakibatkan gangguan pengaturan panas.
Lesi miliaria rubra dapat menjadi terinfeksi, terutama pada bayi yang kurang gizi atau lemah,berkembang menjadi periporitistafilokokus yang melibatkan perluasan proses duktus keringat sampai kelenjar keringat.

Sumber:catatan kuliah

Reaksi:

0 komentar: