Sabtu, 17 Oktober 2009

FAKTOR PENCETUS ASMA/ASTHMA dan PERAWATAN & PENANGGULANGANNYA

 FAKTOR PENCETUS ASTHMA
Hal-hal yang dapat mencetuskan serangan ashma pada penderita asma sering disebut pula sebagai alergen, antara lain:
 Debu rumah
 Bulu-bulu binatang, tungau
 serbuk bunga
 asap rokok/ asap pabrik atau kendaraan
 makanan dan minuman tertentu
 udara dingin
 Stres atau banyak pikiran

CARA PERAWATAN
Untuk perawatan penderita dirumah perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut:
 Upayakan penderita bertempat dikamar yang sirkulasi/ pertukaran udara/nya baik
 Upayakan penderita menghindari sesuatu yang mungkin menjadi pencetus serangan asthma
 Upayakan penderita menghindari minuman yang mengandung alcohol, kopi dan goring-gorengan yang mengandung banyak lemak
 Upayakan penderita untuk melatih pernafasan semampunya, minimal tiap pagi dan sore
 Upayakan penderita berjemur diri pada pagi hari dan mandi dengan air hangat
 Berilah minum yang banyak bila penderita merasa haus
 Bila cuaca dingin kenakan baju tebal dan hangat, bila perlu kompres dengan botol berisi air panas, terutama pada bagian dada dan punggungnya
 Penderita agar menghindari tekanan emosi dan lelah yang tidak perlu, tetap tenang dan jangan mengungkapkan perasaan berlebihan
 Upayakan penderita menghindari merokok
 Pada waktu terjadi serangan yang lama penghirupan uap air biasanya
akan menolong meringankan penderita


= TIPS PRAKTIS UNTUK
PENANGGULANGAN ASMA =

A. KOMPRES DENGAN AIR PANAS
1. Bahan :
Botol kosongyang tahan panas, misalnya botol bekas sirup, lengkap dengan tutupnya
Air mendidih secukupnya
Karet gelang dan plastik pembungkus secukupnya
Kain pembungkus secukupnya

2. Pemakaian
 Penuhi botol dengan air mendidih kemudian tutup rapat-rapat.
 Bungkuslah mulut botol yang telah ditutup tersebut dengan lembaran plastik lalu ikat dengan karet gelang.
 Kemudian bungkuslah botol yang berisi air panas tersebut seluruhnya dengan kain pembungkus beberapa lapis.
 Ukur temperatur panas botol tidak lebih tinggi dari temperatur badan manusia agar terasa nyaman, tidak perlu terlalu panas.
 Pergunakan botol panas yang telah dilapisi kain tersebut untuk menghangatkan badan penderita, terutama bagian dada dan punggungnya. Bila panas botol mulai berkurang kain pembungkusnya bisa dibuka selapis demi selapis hingga tinggal botol telanjang
 Menurut pengalaman,biasanya botol yang isinya 650 cc dapat dipakai untuk menghangatkan tubuh penderita antara 7 – 10 jam.



Reaksi:

0 komentar: