Rabu, 02 September 2009

Kisah yang menggugah tentang pengorbanan seorang ibu

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur
Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya
Setelah ibu mengeringkan tangannya dengan celemek
Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya
 Untuk memotong rumput 2 dinar
 Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini 1 dinar
 Untuk pergi ke took disuruh ibu ½ dinar
 Untuk membuang sampah 1 dinar
 Untuk nilai yang bagus 3 dinar
 Untuk membersihkan dan menyapu halaman ½ dinar
Jadi jumlah hutang ibu adalah 81/2 dinar.
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap
Barbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu
Lalu ia membawa pulpen dan membalikan kertaasnya
Dan inilah yang ia tuliskan
Untuk Sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
Mengobati kamu dan mendo’akan kamu, gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah ,gratis
Untuk semua mainan, makanan dan baju, gratis
Anakku…dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa cinta ibu adalah GRATIS
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya
Sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya
Dan berkata, “Bu, aku sayang sekali sama ibu”
Kemudian ia mengambil pulpen
Dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar
“LUNAS”
Bagaimanapun keadaanku sekarang dan yang akan datang “Aku berutang pada ibuku”

(dari suatu sumber)

Reaksi:

0 komentar: