Selasa, 02 Juli 2013

Manajemen Report

• Schedule Report
Jenis laporan Ini dihasilkan secara berkala, seperti harian, mingguan atau bulanan dan secara luas didistribusikan kepada para pengguna. Angka penjualan bulanan dan informasi berbagai produk misalnya, akan memerlukan pelaporan berkala. Jenis laporan ini sering mengandung informasi dalam jumlah besar, tapi hanya beberapa data yang relevan atau berguna.
Sebagai alat untuk meningkatkan penggunaan dan aksesibilitas, jenis laporan ini akan menurunkan kebutuhan pengguna untuk laporan terjadwal, karena pengguna dapat mengakses secara langsung dan sangat spesifik informasi tertentu yang mereka butuhkan pada saat itu. Satu hal yang harus diingat, bagaimanapun bahwa beberapa manajer akan selalu memilih laporan yang berbentuk hardcopy, kecuali mereka memerlukan laporan yang sangat cepat.

• On demand Report
Jenis Laporan seperti ini tidak terjadwal dan dibuat berdasarkan permintaan. Persyaratan untuk pembuatan laporan jenis ini mungkin timbul saat menanggapi kebutuhan akan informasi tentang keluhan pelanggan tertentu. Laporan jenis ini memenuhi kebutuhan informasi yang tidak teratur dan dapat dibuat sangat cepat. Di masa lalu, permintaan tak terduga untuk informasi yang bermasalah selalu mengalami penundaan.

• Exception Report
Manajemen laporan jenis ini dibuat dengan pengecualian dan memerlukan fokus langsung pada situasi yang berada di luar kendali. Kemajuan Kegiatan yang sesuai rencana tidak perlu perhatian manajerial. Exception Report adalah bagian dari fungsi kontrol dalam sebuah organisasi, menandakan perlunya tindakan korektif, seperti pengiriman terlambat dari Supplier barang dan tunggakan rekening. Kesalahan pelaporan, seperti kenaikan mendadak dalam catatan yang dihasilkan dari suatu proses tertentu, akan merupakan isi dari laporan pengecualian (exception report).

• Predictive Report
Memprediksi masa depan adalah hal tersulit saat ini, namun teknik seperti analisis korelasi waktu, dan latihan regresi serta simulasi bisa membuat perbedaan nilai. Pelaporan jenis ini secara efektif memenuhi kebutuhan untuk sensitivitas, atau analisis 'bagaimana jika', dan sangat penting untuk perencanaan. Laporan mengenai analisa peningkatan potensi keuntungan atau penurunan dengan peningkatan volume penjualan atau peningkatan biaya tetap atau variabel akan menjadi contoh bisnis yang khas dari analisis sensitivitas. Karena laporan prediksi sering mengandalkan data historis, data tersebut harus mudah diakses dan sumber data harus valid atau model prediksi dan laporan yang dihasilkan akan memiliki nilai yang kecil kepada manajemen.

• Summary Report
Laporan jenis ini meringkas informasi dari berbagai sumber. Laporan berkisar dari ringkasan eksekutif dari proyek yang dilakukan, ringkasan pada masalah operasional tertentu, seperti tingkat produktivitas dan pemantauan proses khusus. Ringkasan laporan saling ditukar antara berbagai tingkat/level di organisasi, dan memainkan peran penting dalam proses komunikasi.

Reaksi:

0 komentar: