Jumat, 20 November 2009

Pengukuran Aliran Fluida

Pengukuran laju alir dan kuantitas adalah salah satu jenis pengukuran yang paling tua dari berbagai jenis pengukuran variabel proses. Pengukuran laju alir diperlukan untuk menentukan proporsi dan jumlah bahan yang mengalir masuk dan keluar proses. Banyak metoda yang sudah dikenal untuk pengukuran laju alir cairan dan atau gas. Alat yang dapat digunakan disesuaikan dengan sifat fluida tertentu, seperti : bersih, jernih, kotor, basah, kering, erosive, korosif, uap, sluri, multi pase, kental, dan lain-lain. Selain itu dikaitkan dengan sifat aliran seperti turbulensi dan laminar.
Untuk melakukan pengendalian pada proses-proses industri, kuantitas bahan yang masuk dan keluar dari proses perlu diketahui. Karena itu perlu diukur laju alir fluida pada pipa atau saluran. Berbagai jenis alat ukur digunakan untuk itu, diantaranya :
1. alat ukur laju alir yang didasarkan pada pengukuran volume langsung
2. alat ukur laju alir dengan tangki tekan variabel


3. alat ukur laju alir dengan variabel luas
 rotameter
 alat ukur laju alir dengan cylinder dan piston
4. alat ukur penampang aliran
5. alat ukur arus
6. alat ukur laju alir dengan positive displacement
 nutating disk meters
 oscillating piston
 rotating vane
 reciprocating piston
7. alat ukur elektro magnetik
8. alat ukur laku alir ultrasonic
 jenis perbedaan waktu (time difference type)
 jenis doppler
9. alat ukur laju alir turbin
10. alat ukur laju alir target
11. lain-lain
 tabung pitot
 tabung anubar
 elbow taps
Yang paling banyak digunakan untuk mengukur aliran adalah beberapa jenis alat ukur head dan area meter . Contoh alat ukur head adalah venturi meter, oreifice meter, dan tabung pitot.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.fi.itb.ac.id/courses/fi111/FluidaDinamik/din_fluida/din_fluida.html
http://www.encarta.com.


Reaksi:

0 komentar: