Rabu, 07 Oktober 2009

Leaflet tentang Maag (Salatri)

A. Pengertian
Maag / salatri atau gastritis adalah suatu peradangan pada permukaan lapisan lambung sehingga terjadi perlukaan akibat asam lambung.

B. Penyebab
1. Obat-obatan, misalnya aspirin karena merangsang produksi asam lambung
2. Meminum alkohol
3. Merokok
4. Bakteri, karena mengeluarkan zat yang merangsang produksi asam lambung
5. cedera fisik
6. kopi
7. Stres

C. Proses Terjadi
Asam lambung adalah zat yang dihasilkan untuk mencerna, jika perut kosong atau jika produksi asam lambung berlebih karena terangsang sehingga jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah zat yang dicerna akan menyebabkan luka pada permukaan lambung.

D. Tanda dan Gejala
- Nyeri ulu hati
- mual dan kadang muntah
- kembung
- nyeri pada perut sehabis makan

E. Bahaya Penyakit Maag
Perlukaan yang terjadi dapat berlanjut sampai ke bagian dalam lambung sehingga menyebabkan lambung menjadi bolong dan akhirnya terjadi perdarahan, sehingga terjadi muntah darah, berak darah, dan radang pada lapisan perut yang disebut peritonitis

F. Cara Perawatan
1. Hindari memakan makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, alkohol, makanan yang asam, pedas
2. Makan teratur
3. minum obat secara teratur dan sesuai dosis
4. Hilangkan stres dengan beribadah
5. ketika sedang nyeri makanlah makanan yang lembek yang mudah dicerna dan tidak merangsang asam lambung

G. Cara meminum obat maag yang benar
1. Obat maag (antasida seperti Promag®, Mylanta®, waisan®, antasida Doen ®) diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan, untuk penyerapan obat yang baik.
2. minum obat sesuai dosis yang dianjurkan dan teratur untuk menghindari efek obat yang merugikan seperti menurunnya fungsi pencernaan dan memudahkan terjadinya infeksi.
H. Pembuatan Obat Tradisonal untuk mengatasi penyakit Maag
1. Siapkan kunir ( Koneng gede) lalu parut dan peras airnya atau dapat membeli langsung di tukang jamu
2. campur air kunir dengan madu
3. minum setiap hari selama gejala maag masih ada
Semoga setiap Ikhtiar kita selalu mendapat Ridha-Nya



Reaksi:

0 komentar: