Kamis, 28 Mei 2009

Puisi : Angin Malam

Angin malam memeluk jiwa
Slimuti aku, coba menghangatkan
Dari dingin sepi yang tusuk jiwa

Sebatang lilin sinari kamar biru
Tempat diriku bersandar dengan lagu
Menata perasaan dalam gelap sesaat pikirnya
Mengapa tak ku baker saja semua
Hanguskan sepi ku abukan diri

Perasaan ini masih mengikat
Ku terbungkam oleh sepi
Mata ku terhalang prasangka

Jiwa ku berteriak “Lepaskan Aku”
Pergi dari pikiran ku dan bebaskan rasa ini !!!
Tapi raga ini telah beku
Tak dapatkan pelukan hangat dengan kasih mu

Dan kini ku masih dalam kamar biru
Tetap duduk dengar lagu “Teraikan Jiwa”
Dengan harapan baru ‘tuk mencintaimu diri mu’
Bawa diri ku pergi ke tempat terbit kasih mu
Embunkan sepi dalam hati ku




Reaksi:

0 komentar: