Selasa, 19 Mei 2009

Askep pada Klien dengan kelainan Telinga Dalam

VERTIGO
Sering diistilahkan sebagai pening berputar, bukan merupakan suatu penyakit hanya merupakan gejala penyakit.

Tipe Vertigo
- Vertigo Spontan : timbul tanpa pemberian rangsangan
( timbul dari penyakitnya sendiri, misal penyakit : meniere)
- Vertigo Posisi : Adanya perubahan posisi kepala, perangsangan pada kupula kanalis semi sirkularis oleh debris
- Vertigo Kalori : Vertigo yang terjadi pada saat dilakukan pem. kalori (test untuk memeriksa fungsi vestibular)

Pengkajian
- Anamnesis
• Tanyakan kapan mulai serangan?
• Berapa kali, intensitasnya bagaimana?
• Tanyakan penyakit yang menimbulkan pusing

MABUK PERJALANAN
Gangguan keseimbangan yang disebabkan oleh gerakan konstan misal : menumpang kapal laut, perahu, komidi putar, berayun dan naik mobil.

Manisfestasi klinis
- Berkeringat
- Pucat
- Mual
- Muntah
Disebabkan oleh stimulasi vestibular.
Penatalaksanaan
- Anti histamin
- Skopolamin
Efek samping : mulut kering dan ngantuk

LABIRINITIS
Inflamasi telinga dalam yang disebabkan oleh bakteri/virus.
Dapat terjadi karena komplikasi otitis media, meningitis, ISPA
Virus penyebab tersering adalah rubela, influenza

Manifestasi klinis :
- Vertigo
- Mual dan muntah
- Kehilangan pendengaran
- Tinitus
Penatalaksanaan
- Labirinitis bakterial : antibiotik IV, penambahan cairan, pemberian supresan vestibular, obat antiemetik
- Labirinitis Viral : pengobatan simtomatik, sesuaikan dengan gejala

OTOTOKSISITAS
- Berbagai obat diketahui mempunyai efek buruk terhadap koklea, aparatus vestibularis/ Nervus 8
- Yang paling sering : Golongan aminoglikosida (streptomisin, amikasin,kanamisin,gentamisin,sisomisin,tobramisin)
Manifestasi
- Vertigo
- Tinitus : cirinya kuat dan bernada tinggi
- Gangguan pendengaran

Penatalaksanaan
- Hentikan pemakaian obat ototoksik
- Apabila ketulian sudah terjadi : lakukan rehabilitasi
• Penggunaan alat bantu dengar
• Psikoterapi
• Auditori training
• Komunikasi total, belajar membaca isyarat
Pencegahan
Berhubung tidak ada pengobatan untuk tuli akibat ototoksik maka pencegahan menjadi penting :
- mempertimbangkan pemakaian obat ototoksik
- Memonitor efek samping secara dini dengan cara memperhatikan gejala-gejala keracunan telinga dalam :
tinitus, vertigo, gangguan pendengaran

NEURONITIS VESTIBULAR
Radang pada nervus vestibular
Gejala
Di awal serangan berupa vertigo, mual dan muntah
Serangan berikutnya intensitas akan berkurang.
Etiologi
-Virus
-Penyakit vaskuler
-Demielinisasi
-Toksin

Neuroma Akustik
Tumor jinak yang tumbuh lambat pada nervus 8, biasanya tumbuh dari sel schwan pada bagian vestibuler saraf ini.
Gejala :
- Tinitus unilateral
- Kehilangan pendengaran dengan atau tanpa vertigo
Pem. Diagnostik :
- MRI
- CT. Scan
Penatalaksanaan
-Surgical
-Kolaborasi dengan neurologis dan neurosurgeon

PENYAKIT MENIEREE
Sejarah : Prosper Meniere mengemukakan trias gejala :
- Vertigo tak tertahankan
- Tinitus
- Kehilangan pendengaran
Sebagai penyakit telinga bukan penyakit syaraf.
Etiologi
- Belum diketahui secara pasti
Teori :
- Pengaruh neurokimia dan hormonal pada aliran darah yang menuju labirin
- Gangguan elektrolit dalam cairan labirin
- Peningkatan kadar metabolit dalam darah
Penemuan terbaru menunjukan bahwa penderita penyakit meniere mengalami sumbatan pada duktus endolimfatikus , selalu terjadi hidrops endolimp


Gejala
- Kehilangan pendengaran sensorineural
- Tinitus
- Vertigo tak tertahankan disertai mual dan muntah
- Rasa penuh pada telinga
Data Penunjang
-Pem. fisik, evaluasi pada nervus 8 ada kelainan
-Uji weber lateralisasi ke arah yang sakit
-Elektrokokleografi menunjukkan abnormalitas
Penatalaksanaan
- Strategi diit (rendah garam, kurangi kafein,nikotin karena merupakan vasoaktif)
- Terapi :
-Vertigo : antihistamin misal : meklizin
(menekan sistem vestibular)
-Transquilizer, misal : diazepam membantu mengontrol vertigo
-Diuretika mengurangi gejala menurunkan tekanan dalam sistem endolimp
-Prometazin untuk mual muntahnya dan ada efek histamin
Terapi Bedah: Bila ada serangan vertigo yang melumpuhkan dan mengganggu kualitas hidup memasang drain di dalam sakus endolimp di dalam sakus endolimp melaui insisi post aurikula

Rencana askep pada klien dengan vertigo
Diagnosa perawatan yang mungkin muncul
1. Resiko tinggi cedera sehubungan dengan perubahan mobilitas akibat vertigo
Intervensi
- Kaji vertigo meliputi riwayat, durasi, frekuensi dan adanya gejala penyakit telinga
Rasional
Riwayat penyakit memberikan dasar untuk intervensi
- kaji luasnya ketidakmampuan dalam 
  adl 
Rasional
Luasnya ketidakmampuan menunjukan resiko jatuh
 -he pemberian terapi antivertigo 
  rasional
 obat vertigo berguna untuk menghilangkan gejala akut vertigo
- Dorong klien untuk istirahat bila pusing
Rasional
  mengurangi jatuh dan cedera
- Anjurkan klien tetap membuka mata dan memandang lurus ke depan ketika mengalami vertigo
Rasional
Mengurangi perasaan vertigo 
2. Resiko terjadi trauma sehubungan dengan perubahan keseimbangan

Intervensi
- Lakukan pengkajian test keseimbangan
Rasional
Kelainan vestibular menyebabkan gejala dan tanda ini
- Bantu ambulasi bila ada indikasi
Rasional
Cara jalan yang abnormal menimbulkan klien tidak bisa tegak
- Bantu mengidentifikasi bahaya di lingkungan rumah
Rasional
Adaptasi terhadap lingkungan rumah dapat menurunkan resiko jatuh selama proses rehabilitasi

3. Kurang perawatan diri berhubungan dengan episode vertigo
Intervensi
- He cara pemberian antiemetik yang di resepkan
Rasional
Antiemetik dan obat penenang akan menekan stimuli terhadap serebelum
- Dorong klien untuk melakukan perawatan diri saat bebas dari vertigo
Rasional
Penyediaan waktu jeda diantara aktivitas penting karena episode vertigo terjadi bervariasi
- Bahas diet na dan sediakan cairan sesuai dengan kebutuhan
Rasional
Pembatasan na dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan cairan telinga sehingga menurunkan vertigo
4. Ansietas berhubungan dengan perubahan status kesehatan
Intervensi
- Kaji tingkat ansietas
Rasional
Dapat memandu intervensi terapeutik
- He mengenai vertigo dan penanganannya
Rasional
Meningkatkan pengetahuan, dapat menurunkan nsietas
- Hindari aktivitas yang menyebabkan stress

Rasional
Situasi penuh stress dapat meningkatkan gejala
5. Resiko terhadap penurunan volume cairan sehubunan dengan peningkatan haluaran cairan
Intervensi
- Kaji intake dan output
Rasional
Pencatatan yang akurat merupakan dasar untuk penggantian cairan
- Kaji indikator dehidrasi
Rasional
Pengenalan segera memungkinkan intervensi segera
- Dorong konsumsi cairan oral dan hindari minuman yang mengandung kafein
Rasional
Penggantian cairan oral dapat berguna untuk mengganti kehilangan cairan dan kafein dapat meningkatkan diare
- He pemberian antiemetik 
Rasional
Antiemetik mengurangi mual dan muantal sehingga mengurangi kehilangan cairan  

Reaksi:

0 komentar: